Menulis adalah Proses Kreatif yang Terus Menerus

Menulis adalah Proses Kreatif yang Terus Menerus

Menulis adalah persoalan pilihan eksistensi, yaitu kesadaran untuk berproses secara aktif-kreatif yang terus menerus. Inilah yang harus disadari mahasiswa, bahwa menulis ini membutuhkan proses yang panjang, tidak bisa secara instan, Bukankah kalau kita masak mie instan saja butuh proses? Selain itu menurut Howard dan Barton, sebagaimana dikutip oleh Etty Indriati, bahwa menulis pada dasarnya adalah kegiatan berfikir, selain berkomunikasi.

Janganlah ketiadaan ide dijadikan sebagai pembenaran untuk tidak menulis. Karena sebenarnya ide ada dimana-mana. Tinggal bagaimana kepekaan kita menangkap ide itu, dan menjadikannya sebuah karya. Beberapa tips tentang cara menumbukan ide (bab sebelumnya) bisa dijadikan referensi buat kita. Setelah itu mulailah menulis, menulis, dan menulis.

Menulis itu mengasyikan, setidaknya itulah gambaran dari kalimat motivasi yang penulis kutip dari penulis novel remaja. “Ketika menulis, kamu menggunakan berbagai otak yang berbeda. Saat proses terjadi, kamu tidak menyadarinya. Kamu tidak mengetahui dari mana asal tulisanmu. Sewaktu membacanya kemudian,  “Wow! Akukah yang menulisnya?” Itu bagaikan sebuah kejutan yang mengasyikan”. (Judi Blume, penulis novel remaja dan anak-anak).

1,705 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share/Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *