Bank Sampah

Bank Sampah

tegarroli.com – Bank Sampah Bersinar SMP 1 Karangmoncol dan Bank Sampah Bestari Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah menjadi bank sampah terbaik masing-masing untuk kategori bank sampah sekolah dan bank sampah masyarakat dalam lomba bank sampah tingkat Kabupaten Purbalingga 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga, Priyo Satmoko, kemarin(11/08) mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melakukan penilaian terhadap puluhan bank sampah di tingkat sekolah maupun yang beroperasi di masyarakat.

“Aspek penilaian antara lain dari sisi manajemen, jumlah nasabah, jumlah tabungan, keberadaan tempat memilah sampah, program pengolahan sampah dan lainnya,” katanya.

Adapun untuk tingkat sekolah, juara I Bank Sampah Bersinar SMP 1 Karangmoncol, juara II Bank Sampah Braling SMP 1 Mrebet, juara III Bank Sampah Permata SMP 1 Padamara, harapan I Bank Sampah Binar SMP 1 Kemangkon, harapan II Bank Sampah Lestari SMP 1 Kaligondang dan harapan III Bank Sampah Ceria SMP 2 Karangreja.

Sedangkan untuk kategori bank sampah masyarakat, juara I diberikan kepada Bank Sampah Bestari Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah, juara II Ngangeni Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah dan juara II Bank Sampah Sahabatku Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon.

“Selamat kepada para pemenang. Sedangkan kepada bank sampah lain yang sudah berpartisipasi, sangat kami apresiasi dan ucapkan terima kasih,” katanya.

Kemudian, ntuk para juara lomba bank sampah, akan diberikan bantuan dan hadiah pada saat kegiatan Program Kali Bersih (Prokrasih) di Kelurahan Kalikabong, Kecamatan Purbalingga oleh Bupati Purbalingga, Jumat, 23 Agustus mendatang. (PI-6)

3,481 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Peringatan Hari UMKM Nasional

Peringatan Hari UMKM Nasional

tegarroli.com – Guna mendorong geliat UMKM di Kabupaten Purbalingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memusatkan peringatan hari UMKM nasional di kampung Duku. Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat melakukan sambutan pada acara peringatan hari UMKM nasional, Senin (12/8/2019) di kampung Duku Desa Kembaran Wetan Kaligondang.

Tiwi mengatakan, di hari-hari khusus lain, acara biasa diadakan di Pendapa Dipokusumo. Namun kali ini diadakan di tempat terbuka kampung Duku agar tempat yang biasa digunakan pelaku UMKM tersebut bertemu bisa dikenal oleh masyarakat. Menurutnya, pengenalan hasil UMKM salah satunya juga bisa dilakukan di tempat yang unik.

“Sengaja kami adakan di tempat yang unik ini agar hasil UMKM Purbalingga bisa cepat dikenal,” kata Tiwi.

Keseriusan mengenalkan UMKM Purbalingga juga dilakukan Pemkab dengan mengundang staf Ahli Kemenkop UKM RI. Hadir pula perwakilan Smesco yang merupakan BLU dari Kemenkop UKM RI yang berfungsi untuk memasarkan UMKM dari seluruh penjuru Indonesia.

Tiwi berharap, Smesco bisa menjembatani pemasaran UMKM Purbalingga agar bisa go-nasional bahkan international. Tiwi meminta Smesco mendata UMKM Purbalingga yang memenuhi syarat untuk ikut dipasarkan disana mengingat bergengsinya Smesco bagi pelaku UMKM Indonesia.

“Saya mohon ini Kemenkop UKM RI melalui Smesco untuk bisa mendata UMKM Purbalingga yang layak dipasarkan disana,” ujarnya.

Untuk diketahui, Smesco adalah pernah ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk mengenalkan produk UMKM Indonesia saat gelaran Asean Games 2018 lampau. Staf Ahli Kemenkop UKM RI, Samuel Watimena yang hadir dalam kesempatan menuturkan, produk yang bisa dipasarkan di Smesco adalah Fashion, Acesoris, makanan dan minuman.

“Kami siap untuk itu. Produk yang bisa dipasarkan adalah fashion atau yang berhubungan dengan kain,acesoris, makanan dan minuman. Produk minimal bisa bertahan tiga bulan,” pungkasnya. (KP-4).

3,178 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Bagaikan Daging Qurban Kepada Warga Sirau

Bagaikan Daging Qurban Kepada Warga Sirau

tegarroli.com – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi membagikan daging qurban kepada warga Sirau. Daging sapi seberat 5,5 kuintal dibagikan untuk masyarakat RT 22 RW 7 Dukuh Gondang Dusun Karanggintung, Desa Sirau.

Kepala desa Sirau, Dirun mengatakan selain sapi pemberian Bupati Purbalingga, juga ada 10 kambing yang potong dan dibagikan kepada masyarakat Dukuh Gondang. Alhamdulillah dengan adanya pemberian daging qurban dari Bupati, warga Sirau merasa senang dan berterima kasih kepada Bupati.
” Pemberian daging qurban dapat meningkatkan asupan protein bagi masyarakat khususnya protein hewani,” katanya disela-sela pembagian daging qurban, Minggu (11/8).
Secara keseluruhan untuk desa Sirau hewan qurban pada tahun 1440 Hijriah atau tahun 2019 sebanyak 4 ekor sapi dan 71 ekor kambing. Yang terbagi 7 lokasi pemotongan yakni di dusun Paguyangan, Cilasdrang, Pengungsen, Sirau, Bandingan, Dukuh Mingkring, dan Karangwuni.
” Untuk pembagian daging kita tidak menggunakan kantong plastik namun menggunakan daun nyangkuh sehingga lebih higienis,” katanya.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan mudah-mudahan daging qurban bermanfaat yang telah diberikan dapat memberikan berkah dan barokah bagi warga Sirau. Tiwi sangat gembira melihat disambut yang luar biasa masyarakat Desa Sirau. Tiwi berpesan agar masyarakat selalu kompak tetap guyup dan rukun  dalam membangun desanya.
” Saya mohon pak Kades untuk dibantu dan disengkuyung dalam pelaksanaan program-program desanya,” katanya.
Bupati Tiwi juga bertekad untuk terus membantu Desa Sirau agar menjadi lebih maju dibandingkan desa lainnya. Seperti bantuan penerangan jalan desa, siap diluncurkan. Kegiatan pasar murah dan bantuan sapi qurban 2 ekor sekaligus untuk tahun mendatang.
” Tahun ini juga sudah kita bantu pembangunan musholla sebesar Rp 50 juta. Semoga bantuan tersebut dapat memberikan kenyamanan dalam beribadah,”  katanya.
Sedangkan Pengawas Hewan Qurban, PPL Pertanian Karangmoncol, Puji mengatakan hewan qurban di Desa Sirau masih dalam katagori aman untuk di konsumsi. Dilihat dari fisik hati hewan qurban tidak ada cacing pitanya.
” Sehingga daging khusus hati bisa di konsumsi, namun demikian jika masyarakat menemukan cacingnya untuk segera di bakar dan jangan dikonsumsi,” katanya
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tertular penyakit cacing hati ke tubuh manusia. Karena jika pengolahan tidak maksimal maka kecenderungan tertular lebih besar.  (PI-2)

2,924 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Idul Adha Ajarkan Keikhlasan

Idul Adha Ajarkan Keikhlasan

tegarroli.com – 

Momen Idul Adha 1440 H kali ini diharapkan menghadirkan sebuah pelajaran tentang sebuah keikhlsan. Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat memberikan sambutan jelang pelaksanaan Sholat Idul Adha, Minggu (11/8/2019) di alun-alun Purbalingga.

Tiwi mengatakan, keteladanan tentang keikhlasan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS patut untuk diikuti umat muslim. Menurutnya, setiap manusia harus belajar dari keikhlasan dua nabi tersebut agar mendapat ridlo dari Yang Maha Kuasa.

“Momentum Idul Adha ini mengajarkan kita untuk selalu ikhlas sesuai dengan yang diajarkan nabi Ibrahim bersama putranya nabi Ismail yang dengan ikhlas menjalankan perintah Yang maha Kuasa,” kata Tiwi.

Dalam kesempatan tersebut, Tiwi juga mengajak warga masyarakat Kabupaten Purbalingga untuk mendoakan jama’ah Haji asal Purbalingga pada khususnya dan Indonesia pada umumnya agar mereka diberi kelancaran dan kesehatan dalam beribadah. Tiwi juga berharap Idul Adha kali ini mampu menggugah kepedulian kita kepada sesama dan membantu kepada sesama umat.

“Kita doakan juga jamaah haji yang sedang menunaikan ibadah semoga diberikan kelancaran dan semoga Idul Adha kali ini mampu menggugah kepedulian kita kepada sesama,” ujarnya.

Tiwi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Purbalingga yang telah ikut berkontribusi dalam mensukseskan pembangunan di Purbalingga. Dirinya ingin semua warga Purbalingga mensupport kegiatan pembangunan agar apa yang menjadi tujuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga bisa cepat tercapai.

“Terima kasih kepada semua warga masyarakat Purbalingga yang telah ikut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Purbalingga,” pungkasnya. (KP-4).

2,657 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Ini Tim PKK Inovatif

Ini Tim PKK Inovatif

tegarroli.com – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten melantik Ketua TP PKK Kecamatan di Graha Srikandi, Jumat (9/8). Ketua TP PKK Kecamatan terlantik diminta untuk  menggali ide-ide baru yang inovatif dan kreatif untuk dijadikan program atau kegiatan unggulan di wilayah masing-masing.

“Untuk itu ibu Ketua TP PKK Kecamatan yang baru bisa membagi tugas dan memberdayakan anggotanya,” kata Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Ny. Indri Annas Sumarjo (Ny. Annas) dalam sambutannya pada Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Ketua TP PKK Kecamatan Tahun 2019.

Untuk menggali ide yang inovatif dan kreatif, ia meminta agar Ketua TP PKK terlantik agar menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Selain itu juga harus melihat permasalahan juga potensi yang dimiliki.

“Apabila nantinya diperlukan adanya perubahan susunan keanggotaan maka sesuai pedoman yang ada minimal harus tetap mempertahankan lima persen TP PKK yang lama agar ada kesinambungan program dan kegiatan,” jelas Ny. Annas.

Ia pun memohon kepada Ketua TP PKK Kecamatan yang baru untuk segera menyesuaikan diri di wilayahnya masing-masing. Kemudian perlu adanya evaluasi dan revitalisasi terhadap kelembagaan serta program PKK di kecamatan masing-masing.

“Sehingga ke depan bisa melaksanakan kegiatan PKK dengan lebih baik dan bermanfaat,” imbuhnya.

Pada momentum pelantikan tersebut, Ny. Anas kembali mengingatkan tugas pokok, peran dan tanggung jawab Ketua TP PKK Kecamatan. Pertama, melakujan fungsi pimpinan dan pengendalian seluruh gerakan PKK di wilayah.

“Kedua, memberikan arah kebijakan umum yang menjadi program kerja PKK Kecamatan secara keseluruhan,” lanjutnya.

Selanjutnya mengkordinasikan kebijakan program dan kegiatan dalam upaya pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Kemudian melakukan fungsi kewenangan dalam memutuskan dan menetapkan berbagai kebijakan berkaitan dengan gerakan PKK di wilayahnya.

“Mencermati uraian tugas, peran dan tanggung jawab ketua tersebut memang bukan hal yang ringan akan tetapi hendaknya tidak menjadi beban dengan kapasitas dan pengalaman yang dimiliki,” terang Ny. Annas.

Ketua TP PKK Kecamatan jufa harus bisa membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak. Tidak hanya dengan Camat selaku Ketua Pembina TP PKK Kecamatan tetapi juga dengan berbagai pihak terkait seperti Puskesmas, PPL dan sebagainya.

“Saya berharap dengan adanya Ketua TP PKK Kecamatan yang baru akan membawa angin segar dan suasana baru sehingga akan meningkatkan semangat dan motivasi TP PKK Kecamatan dalam melaksanakan tugasnya sebagai mitra kerja pemerintah,” harapnya.

Ny. Annas juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kecamatan yang sudah tidak menjabat atsa darma bakti dan pengabdiannya dalam kegiatan PKK. Ia meyakini sudah banyak yang dilakukan untuk memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

“Saya percaya ibu-ibu akan tetap berkiprah di kegiatan PKK meskipun pada tingkatan dan wilayah yang berbeda, akan tetapi pada prinsipnya sumbangan pemikiran masih dibutuhkan demi kemajuan Purbalingga,” pungkas Ny. Annas. (PI-7)

2,375 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

SMA N Bobotsari Rengkuh Juara

SMA N Bobotsari Rengkuh Juara

tegarroli.com –

SMA N 1 Bobotsari keluar sebagai juara Turnamen Sepakbola Bupati Cup 2019 setelah mengalahkan SMA N 1 Kutasari lewat drama adu penalty dengan skor 4-2, Senin (12/8/2019) di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga. Di waktu normal, kedua kesebelasan bermain sama kuat 0-0 namun di babak tos-tosan, SMA N 1 Bobotsari keluar sebagai kampiun dan berhak atas trofi dan uang pembinaan.

Kedua tim menjalankan pola permainan berbeda. SMA N 1 Bobotsari memainkan strategi offensive atau menyerang sedangkan SMA N 1 Kutasari memainkan pola bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik. Di menit 30 babak pertama, SMA N 1 Bobotsari memperoleh peluang emas lewat tendangan bebas dari posisi ideal namun berhasil diblok oleh pagar hidup yang dibangun barisan belakang SMA N 1 Kutasari.

Di babak kedua, kedua tim bermain keras dengan tempo yang relative cepat sehingga banyak pelanggaran dilakukan kedua tim. Dimenit 40, pemain Kutasari harus mendapat kartu kuning akibat pelanggaran keras yang dilakukan. Di menit akhir pertandingan babak kedua, Bobotsari gagal memanfaatkan peluang emas setelah pemain bernomor punggung 21 (kapten kesebelasan) yang sudah berhadapan dengan penjaga gawang tak bisa mengkonversi peluang menjadi gol

Pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalty setelah kedua tim gagal membobol gawang lawan. Penendang pertama dari  Bobotsari gagal menceploskan si kulit bundar dan penendang pertama dari Kutasari berhasil. Tekanan berbalik kala penendang ketiga, keempat dan kelima  Kutasari berhasil ditepis penjaga gawang Bobotsari dan sisa penendang Bobotsari mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Ditemui seusai pertandingan, pelatih yang sekaligus guru olahraga SMA N 1 Bobotsari, Budi Handoyo mengaku bangga dengan pencapaian anak didiknya. Semua tim yang dihadapi oleh sekolahnya dinilainya sangat berkelas dan berat sehingga mereka tidak pernah meremehkan lawan di setiap pertandingannya.

“Kami bangga dengan prestasi mereka. Kami anggap semua musuh berat sehingga kami tetap focus pada pertandingan karena kami tidak pernah meremehkan semua lawan,” kata lelaki yang akrab disapa Yoyo ini.

Lebih lanjut, dirinya mengapresiasi kompetisi yang diadakan Pemkab Purbalingga. Menurutnya, kompetisi semacam ini bisa menjaring bibit sepakbola untuk bisa mengharumkan nama Purbalingga di kancah persepakbolaan nasional. “Saya sangat support dengan kompetisi-kompetisi semacam ini, karena melalui ini bibit pemain sepak bola Purbalingga bisa lahir,” imbuhnya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat menutup gelaran kompetisi mengaku bangga dengan para peserta yang berjumlah 32 tim tersebut. Dirinya berharap prestasi sepak bola Purbalingga bisa meningkat lewat kompetisi itu.

“Animonya luar biasa. Semoga dengan kompetisi ini, sepakbola di Purbalingga bisa lebih berprestasi lagi,” pungkasnya. (KP-4).

2,772 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

MPI Banyumas Goes to Campus

MPI Banyumas Goes to Campus

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) OBSESI IAIN Purwokerto, antusias mengikuti acara Pendidikan dan Pelatihan Jurnalistik di Gedung Laboratorium Dakwah Lanai 2 IAIN Purwokerto, Sabtu malam (13/5/2017).

Adapun pembicara dalam acara tersebut, yakni anggota Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPI PDM) Banyumas, Tegar Roli Anugrah Vianto.

Dalam pemaparannya narasumber memberikan pemaparan dan macam kepenulisan berita. Tema yang diangkat kali ini, Membentuk Jiwa Jurnalis yang berprinsip pada Kode Etik Jurnalistik. Puluhan mahasiswa sangat antusias mendengarkan pemaparan para narasumber.

Tidak hanya itu, peserta latihan juga dapat berinteraksi langsung dengan narasumber untuk menggali ilmu menjadi seorang jurnalis.

Tegar yang juga berprofesi sebagai reporter SATELIT TV menurutrkan, menjadi jurnalis sangat menyenangkan. Apalagi jika berita yang dibuat dapat memberikan manfaat bagi khalayak atau banyak orang.

Menurutnya, Tugas para nabi dan rasul, menurut Al Quran, adalah untuk menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan, mengajak orang berbuat kebaikan dan memerangi kebatilan atau amar makruf, nahi munkar.

Tugas itu sama dengan apa yang diemban para wartawan, menurut fungsi pers dan kode etik jurnalistik yang bersifat universal.

“Jadi, pada dasarnya para wartawan adalah pewaris dan penerus tugas kenabian,” ujarnya.

Pada era digital teknologo, kata dia, jurnalistik adalah ilmu, teknik , dan proses yang berkaitan dengan penulisan berita, feature, di media massa baik di media cetak, media elektronik maupun media online.

Menurutnya wartawan/penulis ibarat koki, bahan masakan boleh sama, tapi makanan yang dihasilkan koki akan berbeda satu sama lain.

”Bahan untuk tulisan bisa saja sama, hasil tulisannya berbeda. Ada yang bagus, enak dibaca, mampu mencerahkan dan membuat pembaca tertawa atau senang. Juga bisa sebaliknya. Semua tergantung penulisnya,” ungkapnya.

Dia juga mengingatkan seorang jurnalis untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diperoleh. Menurut Tegar, tulisan yang tidak akurat akan berdampak terhadap publik. “Untuk itu verifikasi harus dilakukan,” ujarnya mengingatkan.

Sumber:
http://pwmjateng.com/mpi-banyumas-goes-to-campus/

2,463 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini