Buzzer Alternatif Iklan Politik Di Era Media Sosial

Buzzer Alternatif Iklan Politik Di Era Media Sosial

Seiring perkembangan teknologi komunikasi berbasis internet, terutama setelah maraknya media baru dan media social, iklan politik kini terus berkembang. Kekuatan media sosial telah menggandrungi masyarakat kita ini, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa untuk menjadi bagian dari media social. Fenomena ini dibuktikan dengan hadirnya internet di Indonesia yang menduduki peringkat ke kedua tertinggi di dunia dalam 5 tahun terakhir.

Media Sosial saat ini bukan hanya sarana sosialisasi dan menciptakan hubungan atau jaringan personal. Melainkan sudah berkembang menjadi salah satu sarana iklan yang sangat ampuh. Inilah yang dinamakan social buzzer, bisnis baru bagi pemilik akun media sosial yang terkenal dan mempunyai follower yang banyak sehingga mereka menjadi sarana iklan kepada khalayak atau pengikut mereka.

Ketergantungan masyarakat akan media sosial dan media baru berimplikasi pada hampir semua sektor kehidupan, baik ekonomi, social budaya, maupun politik. Dalam politik, media baru dan media sosial telah menjelma menjadi medium kekuatan baru yang tidak hanya mampu menciptakan kekuatan masyarakat, tetapi juga kekuatan yang bersifat personal. Khalayak atau follower yang menjadi pengikut akun media sosial seseorang atau sebuah lembaga menjadi peluang sosialisasi, promosi, dan kampanye yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Semakin banyak follower, semakin tinggi kemampuan jangkau ‘personal’ seseorang kepada khalayak yang menjadi follower mereka.

Komunikator (yang mempunyai akun) dapat melakukan publikasi, promosi, dan kampanye dengan mem-posting atau update status media sosial mereka tanpa harus menanyakan kepada khalayak apakah mereka bersedia menerima atau tidak. Respon dapat dilihat dari balasan yang diberikan oleh follower, bahkan dapat memunculkan diskusi, kritik, dan saran antar-follower pada waktu yang bersamaan, hal ini sekaligus memperlihatkan pengaruh dan keberhasilan dari buzzer.

Follower menjadi sangat penting, namun yang menjadi faktor utama adalah impressionatau keterbacaan follower. Bila ingin memanfaatkan secara maksimal uang dan investasi dalam menggunakan buzzer, mari ubah cara pandang kita tentang cara beriklan di media social dan buzzer.

Membayar impression. Bukan follower. Berhentilah berkubang dalam follower game number. Ini adalah lubang utama yang sangat fatal. Benar bahwa acuan pertama memilih buzzer karena jumlah followernya yang berharap follower mereka menyaksikan iklan Anda.

Menyaksikan adalah kata kunci dari tujuan Anda. Dalam periklanan, iklan yang disaksikan disebut impression atau keterbacaan, dari situ awareness didapat. Di media sosial bisa diketahui secara presisi berapa orang yang telah membaca/menyaksikan sebuah akun media social. Datanya ditampilkan dalam bentuk angka, real-time dan historical.

Kekuatan media sosial tidak luput dari kreativitas politik. Banyak kampanye politik dan politikus menggunakan media sosial karena karakteristiknya yang cepat, murah, dapat mengirimkan beragam kemasan, mampu diakses dimana saja, serta feedback yang dapat dilakukan secara langsung bahkan dapat melakukan dialog dengan berbagai anggota yang ada dalam sebuah akun. Pada pilpres 2014, misalnya, para peserta dapat menjadi sumber informasi bagi publik. Mereka menjadi gatekeeper dalam makna yang baru kepada public.

Istilah lain dari buzzer adalah influencer atau rain makerInfluencer adalah orang yang mampu mempengaruhi follower (pembaca blog-nya, teman Facebook-nya, follower akun media sosialnya) sehingga memberikan efek buzz di media social, mempengaruhi dalam aspek informasi, tren, dll. sehingga diikuti oleh yang lainnya. Semua orang bisa menjadi buzzer mulai dari artis, akun public, selebriti, akun pribadi atau mungkin aktivis, selama pengikut atau follower mereka jumlah tertentu (banyak).

Umaimah Wahid dalam bukunya yang berjudul Komunikasi Politik menyebutkan bahwa bahwa buzzer berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti bel, lonceng atau alarm. Secara harfiah, buzzer juga dapat diartikan sebagai alat yang digunakan untuk mengumumkan sesuatu atau untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat. Di Indonesia, kita mengenal sebagai kentongan. Kentongan adalah salah satu peralatan tradisional yang berfungsi untuk mengumpulkan warga jika ada pengumuman dari perangkat desa atau terjadi suatu peristiwa penting.

Secara sederhana, seorang buzzer adalah pengguna akun media sosial yang dapat memberikan pengaruh kepada orang lain hanya melalui status media sosial yang ia tuliskan. Hal tersebut merupakan identitas utama dari seorang buzzer karena pada dasarnya buzzer harus mempunyai kemampuan influence atau mempengaruhi orang lain. Oleh sebab itu, ada pula yang menyebutnya dengan istilah influencer.

Para buzzer mempunyai tugas menuliskan statusnya tentang informasi atau rekomendasi sebuah even atau produk dari penyewa jasa mereka. Para penyewa buzzer kebanyakan merupakan perusahaan besar atau pemilik usaha yang ingin usahanya lebih dikenal oleh banyak orang di dunia maya.

Tidak heran dalam dunia bisnis, penyewa jasa buzzer juga datang dari organisasi atau kelompok. Mereka menggunakan jasa buzzer untuk memperkenalkan sebuah even atau mungkin sebuah pesan sosial bagi masyarakat banyak. Bahkan peluang kreatif ini nyatanya juga dilirik oleh para pelaku dunia politik untuk urusan pencitraan.

Tugas buzzer terkadang tidak terbatas hanya untuk mem-posting sebuah status, namun tidak jarang pula menjalankan campaign atau rangkaian informasi lebih lanjut kepada para follower-nya. Jadi, tugas dari seorang peserta buzzer bisa menjadi layaknya brand ambassador penyewa jasa tersebut. Untuk itu, seorang buzzer juga harus benar-benar mengerti apa yang ia sebarkan ke dunia maya.

Kekuatan para buzzer sangat ampuh dalam menciptakan opini publik dan mempengaruhi pola pikir masyarakat dengan kecenderungan dan pilihan mereka secara persuasive. Masyarakat menjadi mengikuti apa yang dianggap baik dan buruk oleh para buzzersehingga sebagaimana beragam konten media konvensional, new media dan sosial media,unsur rekayasa dalam proses konstruksi selalu ada dalam proses konstruksi sebuah pesan politik yang dipublikasi atau di iklankan pada akun-akun akun buzzer.

Bahkan, kecenderungan manipulasi lebih tinggi dan besar melalui media sosial karena mungkin saja follower-nya tidak semuanya benar, tetapi rekayasa untuk kepentingan politik semata. Bagi akun artis, publik figure, dan tokoh masyarakat lainnya ketentuan pengaruh mereka menjadi alat kunci dalam mempengaruhi publik dengan pesan-pesan mereka. Jadi khalayak sebenarnya kembali kepada ketergantungan terhadap tokoh-tokoh tertentu yang dipercaya dan diikuti walaupun kemungkinan tidak sesuai atau tidak tepat terbuka dalam proses tersebut.

Kekuatan buzzer dipercaya ampuh di tengah pemanfaatan dan ketergantungan publik terhadap media social, terutama di kalangan anak-anak muda. Selebritas dan public figur acapkali menjadi peserta untuk kepentingan promosi atau kampanye politik atau bisnis lainnya.

Iklan buzzer dapat menjadi alternatif dalam melakukan kampanye politik dan sekaligus peluang ekonomi bagi anggota masyarakat yang mempunyai akun sosial media dengan jumlah follower yang banyak. Tingkat keberhasilan iklan buzzer dapat dinyatakan tinggi karena khalayak yang menjadi targetnya adalah khalayak yang secara sadar menjadi bagian dari komunikator dalam proses iklan buzzer. Pada pemilu 2014, banyak pihak yang memilih menjadi buzzer, baik artis, public figur, bahkan mahasiswa. Mereka bertindak sebagai sumber informasi mengenai kandidat atau ide-ide yang mereka dukung. Contohnya beberapa artis pendukung pasangan salah satu presiden menjadi buzzer yang mengkampanyekan nilai-nilai dan ideologi pasangan tersebut. Namun, komunikator buzzermerupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses kampanye yang dilakukan karena buzzer cenderung terkait dengan sumber pesan politik itu sendiri. (*)

Oleh: Tegar Roli

Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas

Menulis adalah ibadah, seperti mengemban tugas para nabi dan rasul, adalah untuk : menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan. Pria kelahiran Purbalingga 24 April 1992 menyakini dengan menulis bisa mendidik, menghibur, mengadvokasi, memberi informasi, mencerahkan dan memberdayakan publik. Lulusan S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Purwokerto sudah memiliki berbagai pengalaman di dunia literasi yang tidak diragukan lagi, mulai dari Pesantren Kepenulisan, pengalaman menjadi wartawan, kontributor web pemberitaan lokal maupun regional hingga reporter televisi pun sudah ia lakoni.

Sumber :
http://pwmjateng.com/buzzer-alternatif-iklan-politik-di-era-media-sosial/

18,449 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Pembentukan Identitas Diri Remaja Menggunakan Media Sosial

Pembentukan Identitas Diri Remaja Menggunakan Media Sosial

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah merubah cara interaksi individu dengan individu yang lain. Internet menjadi sebuah ruang digital baru yang menciptakan sebuah ruang kultural. Tidak dapat dihindari bahwa keberadaan internet meberikan banyak kemudahan kepada penggunanya. Beragam akses terhadap informasi dan hiburan dari berbagai penjuru dunia dapat dicari melalui internet. Internet menembus batas dimensi kehidupan pengguna, waktu, dan ruang, yang dapat diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun.

Keberadaan internet secara tidak langsung menghasilkan sebuah generasi yang baru. Generasi ini dipandang menjadi sebuah generasi masa depan yang diasuh dan dibesarkan dalam lingkungan budaya baru media digital yang interaktif, yang berwatak menyendiri (desosialisasi), berkomunikasi secara personal, melek komputer, dibesarkan dengan videogames, dan lebih banyak waktu luang untuk mendengarkan radio dan televisi.enerasi digital adalah mereka yang lahir pada jaman digital dan berinteraksi dengan peralatan digital pada usia dini. Dalam konteks Indonesia, mereka yang lahir setelah tahun 1990-an sudah bisa disebut sebagai awal generasi digital native, tapi bila ingin dikatakan sebagai sebuah generasi, mereka yang lahir setelah tahun 2000. Merekalah penduduk asli dari sebuah dunia yang disebut dunia digital.

Terjadi pergeseran budaya, dari budaya media tradisional yang berubah menjadi budaya media yang digital. Salah satu media sosial yang cukup berpengaruh di Indonesia adalah Facebook. Koran Kompas  menyatakan bahwa pengguna Facebook di Indonesia mencapai 11 juta orang. Keberadaan media sosial telah mengubah bagaimana akses terhadap teknologi digital berjaringan.

Media sosial merupakan salah satu bentuk dari perkembangan internet. Dijelaskan ada tiga motivasi bagi anak dan remaja untuk mengakses internet yaitu untuk mencari informasi, terhubung dengan teman (lama dan baru) dan untuk hiburan. Pencarian informasi yng dilakukan sering didorong oleh tugas-tugas sekolah, sedangkan penggunaan media sosial dan konten hiburan di dorong oleh kebutuhan pribadi.

Penggunaan media sosial di kalangan remaja pada saat ini merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari lagi. Hampir setiap hari remaja mengakses media sosial hanya untuk sekedar mencari informasi melalui twitter, kemudian menyampaikan kegiatan yang mereka lakukan melalui facebook.

CEO Twitter, Dick Costolo menyebut Indonesia sebagai salah satu pengguna daring (online) terbesar di dunia. Dia menambahkan dengan adanya Twitter membuat masyarakat Indonesia pada saat ini menyadari apa yang sedang terjadi, saling memberikan informasi yang bermanfaat. Anak muda Indonesia mampu menggunakan industry kreatifnya dan menggunakan Twitter untuk hal-hal positif. “Keuntungan Twitter adalah semakin banyak pengguna semakin banyak yang dapat mengonfirmasi rumor yang ada”, Dick Costolo.

Kehadiran media sosial di kalangan remaja, membuat ruang privat seseorang melebur dengan ruang publik. Terjadi pergeseran budaya di kalangan remaja, para remaja tidak segan-segan mengupload segala kegiatan pribadinya untuk disampaikan kepada teman-temannya melalui akun media sosial dalam membentuk identitas diri mereka.

Identitas Diri

Identitas, merupakan hal yang penting di dalam suatu masyarakat yang memiliki banyak anggota. Identitas membuat suatu gambaran mengenai seseorang, melalui; penampilan fisik, ciri ras, warna kulit, bahasa yang digunakan, penilaian diri, dan faktor persepsi yang lain, yang semuanya digunakan dalam mengkonstruksi identitas budaya. Identitas menurut Klap meliputi segala hal pada seseorang yang dapat menyatakan secara sah dan dapat dipercaya tentang dirinya sendiri – statusnya, nama, kepribadian, dan masa lalunya.

Dijelaskan bahwa identitas merupakan hal yang penting dalam sebuah komunikasi budaya. Identitas mengacu pada satu ciri khas. Keunikan. Identitas, dalam konteks masa kini kian penting untuk diteguhkan. Konon, suatu bangsa yang terpuruk bukanlah bangsa dengan GDP terendah, pantai terjelek, atau jumlah penduduk paling sedikit. Bangsa yang terpuruk itu bangsa yang tanpa identitas.Konsep identitas juga dapat dilihat dari aspek budaya yang didefinisikan sebagai emotional signifikan, yang membuat seseorang dilekatkan pada suatu hal, yang membedakannya dengan orang lain sehingga lebih mudah untuk dikenal.

Dalam perspektif komunikasi, identitas tidak dihasilkan secara sendiri, melainkan dihasilkan melalui proses komunikasi dengan yang lain. Identitas dapat dinegosiasikan, diperkuat, dan dirubah dalam suatu proses komunikasi. Tujuan dari identitas ini adalah menjadikan dan membangun sebuah komunikasi.

Interaksi simbolik

Interaksi simbolik merupakan sebuah cara berpikir mengenai pikiran, diri, dan masyarakat. George Herbert Mead, memahami interaksi simbolik sebagai interaksi di antara manusia, baik secara verbal maupun nonverbal untuk memunculkan suatu makna. Dengan adanya aksi dan respon dari individu yang lain, secara tidak langsung kita memberikan makna ke dalam kata-kata atau tindakan yang ada.

Ekologi media

Konvergensi media menghasilkan perubahan dalam arus informasi. Konvergensi media merupakan sebuah istilah yang mulai banyak digunakan sejak tahun 1990-an. Konvergensi menjadi suatu istilah yang umum dipakai dalam perkembangan teknologi digital, dimana di dalam konvergensi terjadi pengintergrasian teks, angka, gambar, video, dan suara dalam suatu media.

Kehadiran teknologi memberikan pengaruh sangat besar dalam kehidupan manusia. Manusia memiliki hubungan simbolik dengan teknologi, dimana kita menciptakan teknologi dan kemudian teknologi kembali pada siapa diri kita. Menurut McLuhan, teknologi media telah menciptakan revolusi di tengah masyarakat karena masyarakat pada saat ini masyarakat sudah sangat tergantung kepada teknologi dan tatanan masyarakat terbentuk berdasarkan pada kemampuan masyarakat menggunakan teknologi.

Teknologi komunikasi menjadi penyebab utama perubahan budaya, McLuhan dan Innis menyatakan bahwa media merupakan kepanjangan atau eksistensi dari pikiran manusia, dengan demikian media memegang peran dominan dalam mempengaruhi tahapan perkembangan manusia. O’Brien mengatakan bahwa perilaku manusia dan teknologi memiliki interaksi di dalam lingkungan sosioteknologi. Sehingga bisa dikatakan bahwa ketika IT hadir dalam bentuk yang baru, maka akan mempengaruhi struktur masyarakat, strategi komunikasi, masyarakat dan budaya, serta proses sosial. Kehadiran new media secara tidak langsung merubah struktur masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia, bisa dikatakan menganut struktur sosial yang lama atau sering disebut tradisional. (*)

oleh : Tegar Roli A.
Anggota Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (MPI PDM) Banyumas dan Humas Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)

12,889 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

16 Tahun Berlalu, Bagaimana Kabar Terkini F4 Meteor Garden?

16 Tahun Berlalu, Bagaimana Kabar Terkini F4 Meteor Garden?

Anda masih ingat Drama yang meledak ke seluruh Asia pada tahun 2001? Ya Meteor Garden, Gak ada anak generasi 90-an yang gak kenal drama Taiwan Meteor Garden ini! Drama yang meledak ke seluruh Asia pada tahun 2001 ini memang melegenda banget, menciptakan fenomena di mana kala itu jutaan wanita dari berbagai negara menggandrungi sosok cowok-cowok ganteng yang tergabung di geng F4.

Soal foto diatas itu bukanlah personil Meteor Garden, sama sekali tidak ada hubungannya. Ya bahkan jauh sekali. Itu hanya foto para mahasiswa Magister Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, yang sekarang sudah lulus dan berkarir sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Ya sebut saja, yang paling kanan namanya Aan Herdiana, dia anak sunda yang sudah lama tinggal di Purwokerto, teman sejak kuliah S1, sampai S2 selalu bersama, bahkan kita sering bercerita dan gendu-gendu rasa menyoal nasib bangsa ini. haha.

Sebelah kiri Aan ada pak Sholeh, ia merupakan bapak muda yang keren, meskipun pekerjaan setiap harinya menjadi penhulu, yang selalu memotivasi kita para anak muda untuk segera menikah.

Sementara yang di tengah ini adalah pak Hanif, siapa yang tak kenal dengan sosok ini, beliau yang ramah, sopan dan selalu positif ini selain dosen saya waktu S1 dulu, juga sebagai praktisi di RRI Purwokerto.

Sementara yang berjenggot belakang saya ini adalah bapak Ridho, ini sosok yang pemberani, cerdas dan mendunia. Selain sebagai aktivis mahasiswa ia juga berdinas di Rumah Sakit Umum Daerah di Purbalingga, sementara yang terakhir, belakang saya ini lebih fenomenal, ya, namanya bapak Rokhis, orangnya keren, pengusaha, politisi juga, banyak pengalaman dalam dunia lapangan dan lain sebaganya.

Oke, kita balik lagi di Kabar Terkini F4 Meteor Garden, ya Indonesia juga gak ketinggalan termasuk satu negara yang menjadi ‘korban’ meledaknya popularitas Meteor Garden. Bahkan beberapa bulan yang lalu, generasi 90-an seolah terserang sindrom ‘kangen mendadak’ ke F4. Gara-gara ramainya pemberitaan satu band lokal yang disebut-sebut punya lagu baru yang lirik reff-nya agak mirip dengan lagu F4, Liu Xing Yu, seperti dilansir dari popmagz.com.

Meski pemberitaan band lokal yang memplagiat lagu F4 tersebut dibantah, kemudian mereda dengan sendirinya, namun sejumlah anak-anak muda generasi 90-an akhirnya memanfaatkan momen ini buat nostalgia seputar F4. Kalau kamu cek video lagu-lagu F4 di akun F4VEVO di Youtube, kamu pasti melihat bahwa video-video tersebut dibanjiri komentar dari netizen Indonesia selama 2 bulan terakhir. Bukti kalau generasi 90-an Indonesia kangen F4!

Lantas setelah 16 tahun berlalu sejak drama Meteor Garden tamat, seperti apa sih kabar Dao Ming Si dkk sekarang? !@#$%^

2,153 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Perjalanan Ke Menteng, Jakarta Pusat

Perjalanan Ke Menteng, Jakarta Pusat

Perjalanan kali ini kita akan menuju ke Memteng, Jakarta Pusat tepat tanggal 1 Desember 2018 ini kita ditugaskan untuk belajar tentang bagaimana mencari liputan televisi yang lebih menarik, cerdas dan mencerahkan.

Kita berangkat dari Purwokerto menuju gambir dengan menggunakan tiket kereta Purwojaya, (ciah sekali kali naik Kelas Eksekutif dengan kapasitas 50 Penumpang,k kata Wildan).

Dalam perjalanan kita disuguhkan dengan berbagai pemandangan indah dan asri tentunya, banyak keindahan Negri kita yang bisa kita lihat, dan banyak sekali potenis negri kita ini yang sebenarnya bisa di manfaatkan dengan baik.

Selain pemandangan yang indah dan mempesona, kali ini, tanpa sengaja dan tanpa di duga-duga kita satu gerbong dengan berbagai artis, mulai dari Denny Sumargo yang kebetulan habis mengisi acara di kampus Jendral Soedirman. Ada lagi sebelah saya ada artis dari korea, tapi saya lupa siapa itu namanya, maklum manusia jaman old setengah millennial, jadi agak kurang paham juga manusia  – manusia kelas papan atas yang sering nonggol di televisi, justru lebih mengenal cendikia-cendikia berpribadi malahan.

Belum cukup sampai disitu, di belakang kita banyak sekali teman – teman crew tv beserta artisnya yang habis road show di kota Satria ini. Jadi tidak heran kalau kali ini kita terlihat sangat jelek sekali pada kesempatan itu, hahay, Padahal sebenarnya sih tidak ada orang yang jelek atau oarang cakep, yang ada tuh orang terawat atau tidak terawat, setuju kaga gaes,, hidup orang itu..

Dalam perjalanan rencana kita turun di Stasiun Gambir tetap Pulul 22.00 WIB, dengan berangkat dari Purwokerto jam 16. 00 WIB. Berharap perjalanan kita lancer, menarik dan berkesan, serta tentunya bisa bermanfaat untuk semua.

Sementara begitu dulu ya gaes, ternyata lama-lama nulis di kereta itu juga bikin pusing juga kaka.. oke. Kita lanjut lain waktu lagi deh,,, tks ya..

1,811 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Lima Pola Pikir untuk Perubahan yang Besar

Lima Pola Pikir untuk Perubahan yang Besar

Kalau anda meingininkan perubahan kecil dalam hidup, ubahlah perilaku anda. Tapi, bila Anda menginginkan perubaha yang besar dan mendasar, ubahlah pola pikir Anda. Ubah pola pikir anda untuk menjadi orang yang sukses. Langkah-langkah yang harus dilakukan diantaranya adalah:

  1. Ubahlah Mind Set Anda

Untuk meraih sukses yang pertama dilakukan adalah dengan merubah mind set anda. Percaya diri harus muncul, jadilah jiwa pemenang, dan memiliki semangat tinggi. Percayalah tempat kita bekerja adalah yang terbaik. Bukan yang lain.

  1. Bangun semangat “Nurture” bukan “Nature” dalam berkarya

Bangun semangat memelihara itu penting. Mulai dari memelihara keakraban, memelihara

  1. Motivasi yang Dahsyat mengalahkan sekedar akal sehat

Untuk berubah menjadi besar itu di butuhkan motivasi yang dahsyat,

  1. Hilangkan Fikiran Negatif dan tidak bergerak

Menghilangkan cara berfikir negative itu penting. Tidak mudah untuk melakukannya, namun itu harus dilakukan.

  1. Perubahan Pola Pikir

Untuk mencapai itu dibutuhkan dengan yang namanya “Senjata Komunikasi” . Yaitu komunikasi dimulai dari dalam. Artinya semua komponen dalam tempat kita kerja, harus paha betul dan mengetahui data2 dasar yang layak untuk diketahui oleh orang banyak.

Dan komunikasi tidak hanya bicara. Segala perilaku yang menunjukan sesuatu itu bisa disebut dengan komunikasi. Dan segala yang kita lakukan adalah komuikasi. Karena membuat untuk menerima itu adalah presepsi. Dijelaskan, 20% orang sukses karena mencari kenikmatan. Dan 80% orang SUKSES karena MENGHINDARI kesengsaraan. Jadi kamu termasuk yang mana nih.? Ingin sukses karena memang mencari kenikmatan di hari tua, karena sekarang sudah kaya sebenarnya. Atau memang sudah merasakan susah sejak lama sehingga ingin sukses untuk menghindari kesengsaraan. Kebanyakan sukses karena menghindari kesengsaraan.

Atau dalam istilah mengatakan, Kalau tidak bisa menjadi nomor satu atau sekurang-kurangnya nomor dua, lebih balik keluar gelombang. Itu yang dikatakan oleh Stephen Covey.

Begitu dulu kira-kira cerita hari ini, tentang Mengelola komunikasi dan reputasi pendidikan tinggi di era disrupsi.

The Jayakarta Yogyaarta Hotel & Spa

11/10/2018

 

5,064 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini

Mengubah Ijtihad dan Pendapat Sesuai dengan Kondisi

Mengubah Ijtihad dan Pendapat Sesuai dengan Kondisi

Di antara metode Nabi saw. dalam mengembangkan kreatifitas berfikir untuk membina para sahabat, adalah selalu bersikap bijaksana terhadap berbagai situasi yang berbeda dan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Hal ini beliau lakukan karena pola pikir inovatoris dan pembaharuan lebih elastis dalam menyikapi peristiwa-peristiwa yang dijumpai dan tidak monoton pada satu pendapat tertentu.

Mengutip bukunya Muhammad Abdul Jawwad dalam bukunya yang berjudul Menjadi Manajer Sukses diceritakan pernah dijumpai Rosulullah saw. tatkala tersiar berita bahwa serombongan orang kafilah besar milik suku Quraisy yang dipimpin oleh Abu Sufyan, dating dari Syam menuju Mekah dengan membawa harta yang melimpah. Lalu, sebagian sahabat mengusulkan untuk menghadang dan menyerang kafilah tersebut.

Akan tetapi, segera setelah mencium adanya bahanya yang mengancam kafilahnya, Abu Sufyan meminta bantuan dari Mekah untuk melindungi kafilahnya tersebut, dengan mengabarkan fanatisme mereka. Lalu, orang-orang Mekah pun segera memobilisasi tentara guna menghadapi segala kemungkinan serangan. Akhirnya, Abu Sufyan berhasil menyelamatkan khafilah yang ia pimpin dengan bantuan orang-orang Mekah. Maka dalam peristiwa ini, keadaan berubah total, rombongan kafilah yang akan diserang oleh orang-orang muslim ternyata berubah menjadi sekelompok tentara.

Realita membuktikan, bahwa seseorang terkadang dibenturkan oleh berbagai peristiwa yang dating tiba-tiba tatkala ia sedang dalam menjalai hidupnya. Sehingga untuk menghadapi peristiwa itu, perlu mengumpulkan segenap kemampuannya dan mengingat kembali pengalamannya, kemudian menghadapinya denga penuh kewaspadaan dan kepekaan. Ujian-ujian yang sifatnya tiba-tiba ini, lebih tepat untuk menilai keperibadian seseorang dan mengetahui sikapnya dalam melihat ujian-ujian yang dating menghadanya. Sehingga, tatkala menghadapinya, ia merasa optimis dan siap.

Dalam kisah tersebut Rasulullah saw. mampu berinteraksi dengan kondisi yang berubah total, dengan keputusan yang sangat cerdik. Yaitu, beliau segera mengumpulkan segenap informasi mengenai jumlah, kekuatan keseluruhan, dan kekuatan garis depan pasukan musuh. Kemudian membicarakan kondisi tersebut dalam musyawarah. Lalu, merangkum ide-ide yang muncul, denga tidak lupa meminta pertolongan kepada Allah ‘azza wa jalla.

5,059 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Rumah Merah Putih

Rumah Merah Putih

Filem yang disutradarai sekaligus Produser Ari Sihasale kini akan segera hadir. Dengan durasi 96 menit ini menampilkan para pemain. Diantaranya, Pevita Pearce, Patrick Rumlaklak, Amori, De Purivicaco, dan Yuma Carlos.

Pemain lainnya adalah Shafira Umm, Adurrahman Arif, Dicky Tatipikalawan, Calvin Petrus, Antonio dan Do Rasario. Filem dengan judul Rumah Merah Putih ini berawal dari kebiasaan setiap menjelang 17 Agustus, masyarakat di Desa Silawan, Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) memperoleh cat warna merah dan putih. Cat tersebut digunakan untuk mewarnai ruamah warga agar senada dengan warta bendera Indonesia.

Setiap kepala keluarga mendapatkan jatah cat. Celaka, Farel (Petrick Rumlaklak) menghilangkan cat yang diberikan kepadanya. Agar tidak mendapat omelan dari orang tuanya, dia bersama sahabatanya, mencoba banyak cara mendapatkan cat metah-putih tersebut.

Mereka berusaha mengumpulkan uang. Membeli dua kaleng cet ternyata tidak mudah. Selalu ada masalah yang menghampiri. Bahkan, Oscar mengalami kecelakaan. Dia jatuh saat melakukan panjat inang. Bagaimana kelanjutan perjuangan Farel dan Oscar demi mendapat cat merah-putih?

Filem yang mengangkat kehidupan masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia yakni Timor Leste ini merupakan film pertama rumah produksi Alenia Pictures setelah lima tahun tidak merilis karya.

Rumah Merah Putih membawa cerita anak-anak yang bisa ditonton semua umur. Ari menggandeng anak-anak local dalam film tersebut. Bahkan, mereka menjadi pemeran utama.

“Kita harus berikan kesempatan, jangan anak-anak ibu kota saja buat aktng, anak di perbatasan NTT juga punya bakat luar biasa dan harus didukung,” ujar sang produser, Nia Zulkarnaen di Harian Republika Kamis (20/6/2019).

Menurutnya, tim sengaja mencari pemeran anak-anak di NTT. Setelah menemukan pemeran-pemeran yang cocok, mereka mengadakan likakarya di Kota Atambua, NTT.

14,532 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Dakwah Kyai Bil Digital

Dakwah Kyai Bil Digital

Tulislah apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi untuk meninggalkan jejak digital, baik perbuatan, peninggalan, maupun pemberian. Karena dengan menyampaikan kebaikan melalui media sosial, maka terciptalah Kiyai Digital.

tegarroli.com

Era digital sekarang ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi syi’ar Islam. Para mubalig, aktivis dakwah, dan seluruh umat pada umumnya, selain tetap harus melakukan da’wah bil lisan (ceramah, tablig, khotbah) dan da’wah bil hal (pemberdayaan masyarakat secara nyata, keteladanan perilaku), dapat pula memanfaatkan media sosial untuk melakukan da’wah bil digital, melalui konten-konten positif serta ajakan untuk melakukan kebaikan.

Melalui konten-konten di media digital, para mubalig, ulama, kyai atau umat Islam pada umumnya sesuai dengan bidang keahlian atau keilmuan yang dikuasainya, dapat melakukan peran sebagai Kyai Digital, yakni sebagai pendidik netizen, pelurus informasi tentang ajaran dan umat Islam, pembaharu pemahaman tentang informasi yang diterima, serta pemersatu atau perekat bangsa.

Objek, mad’u, jama’ah atau netizen dakwah bil digital ini lebih banyak dan luas. Karena konten kebaikan dan informasi kebenaran dapat dinikmati oleh ratusan, ribuan, bahkan jutaan pengguna media digital dalam waktu yang hampir bersamaan.

Dakwah bil Digital merupakan senjata yang paling ampuh untuk menyasar generasi milenial. Media digital mampu merubah pola hidup mereka, bahkan mempengaruhi mereka secara kuat dan massif.

Dewasa ini kita merasakan masih minimnya pembuat konten kebaikan terkait keislaman, kita merasakan masih langkanya para kyai digital – Kyai yang mampu melakukan da’wah bil digital melalui media sosial. Lebih langka lagi para ahli agama Islam (ulama, kyai, mubalig) yang mampu melakukan da’wah bil lisan (tablig, ceramah, khutbah) sekaligus piawai membuat konten keislaman untuk media digital. Padahal konten digital adalah tamannya para generasi milenial saat ini.

Kiranya sudah saatnya digalakan pembukaan wawasan dan pemahaman bagi umat Islam tentang pentingnya dakwah melalui media digital dan menumbuhkan minat dan mengembangkan bakat untuk membuat konten kebaikan tentang keislaman di dunia digital.

Kita perlu menyadarkan umat akan pentingnya mewarisi keterampilan atau kemahiran para ulama, pemikir, cendikiawan, Muslim terdahulu yang mampu “mengabdikan” dan menyebarluaskan ilmu-ilmu dengan pemikirannya lewat buku-buku, kitab-kitab, atau tulisan-tulisannya. Untuk itu di era digital, maka perlu diciptakan jejak digital yang terkait tentang keislaman.

Tidak kalah pentingnya, adalah tugas kita bersama selalu umat Islam untuk menyadarkan para pengguna media digital Muslim yang tersebar atau bekerja di berbagai media digital, agar memiliki kesadaran dan mampu serta mau mengemban misi suci sebagai kyai digital.

Baca Juga: Wartawan “Menyakiti”

Tentang Penulis

Tegar Roli A. – Akrab disapa Tegar – Adalah alumnus Magister Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Terjun ke dunia jurnalistik sejak mahasiswa. Semasa kuliah ia nyantri di Pesantren Kepenulisan An Najah Purwokerto.

Tegar pernah menjadi Wartawan Jawa Pos Grup Radar Banyumas, Reporter Satelit Televisi Nusantara dan masih aktif menjadi kontributor pemberitaan dan Reporter TvMu.

Di dunia digital ia awali dengan menjadi seorang blogger, dan bazer. Kini ia selain masih aktif bergelut di bidang jurnalistik mengelola kanal www.tegarroli.com.

Di organisasi ia tercatat di Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Bidang Media Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Banyumas, dan Ketua Depatermen Pendidikan dan Media Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama (GM FKUB) Banyumas.

21,178 kali dilihat, 14 kali dilihat hari ini

Inspirasi Peneliti

Inspirasi Peneliti

Kali ini tulisan saya akan mengangkat terkait peneliti yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ya, Slogan Universitas Muhammadiyah Purwokerto mendunia yang kerap digaungkan, nampaknya menjadi harapan serius yang ingin dicapai. Jalan menuju harapan tersebut, kembali terbuka dengan hasil riset salah satu dosen UMP tentang kultur jaringan kelapa kopyor.

Temuan tersebut merupakan satu-satunya hasil riset di Indonesia. Dan, karena kelapa kopyor hanya ada di Indonesia, maka sekaligus menjadi satu-satunya riset kelapa kopyor di dunia.

Saya (tegarroli.com) bersama Dosen UMP, Sisunandar, memperlihatkan proses pembibitan kelapa Kopyor di Leb UMP

Atas prestasinya tersebut, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristek, Muhammad Dimyati, menyempatkan untuk datang dan melihat langsung panen perdana kelapa kopyor di Science Techno Park UMP, Rabu (22/5/2019) lalu.

Dimyati menyatakan, kebun plasma nutfah kelapa kopyor ini merupakan pertama di dunia, dan selanjutnya diharapkan hasil penelitian bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan yang lebih luas bagi bangsa.

Hasil penelitian ini, lanjutnya, harus bisa ikut mewarnai industri makanan ataupun kosmetik dunia.

“Inti dari penelitian adalah inovasi dan harus memberikan manfaat. Sehingga bagaimana temuan ini bisa terhilirkan, bisa dimanfaatkan oleh industri skala nasional maupun dunia. Sebab, kelapa kopyor tidak hanya untuk makanan saja, tetapi bisa dipergunakan untuk kesehatan maupun kosmetik,” terangnya.

Dimyati berharap, UMP bisa mengembangkan dengan membuat unit bisnis kelapa kopyor. Mengingat kebutuhan kelapa kopyor di Indonesia sangat besar.

Ia mencontohkan, satu perusahaan es krim yang mempunyai banyak cabang hampir di seluruh kota di Indonesia, dalam satu hari membutuhkan kelapa kopyor hingga 1.000 butir.

Sisunandar berswafoto bersama teman-teman humas UMP

“Jadi, bisnis kelapa kopyor ini sangat menjanjikan, itu baru satu perusahaan es krim saja. Belum perusahaan makanan lainnya, kemudian perusahaan kosmetik. Apalagi, jika bicara ekspor,” tuturnya.

Penemu kultur jaringan kelapa kopyor, Sisunandar, yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP, mengatakan, kelapa kopyor tidak bisa dibenih, karena isinya sudah mengelupas semua dan hancur. Sehingga ia memakai metode kultur jaringan.

Sisunandar memaprkan, awalnya kultur embrio ditanam dalam botol atau tabung dengan medium tanam. Kurang lebih ada 30 bahan kimia yang digunakan selama masa penanaman embrio tersebut. Setiap bulan, rutin dipindahkan media tanamnya hingga usia 14 bulan dan tinggi tanaman sudah mencapai 15 sentimeter.

“Setelah itu, baru tanaman dipindah keluar. Bibit ini baru bisa ditanam di lahan setelah usia tanaman 2 tahun. Dan, untuk lahan yang bagus, dengan air cukup, kelapa kopyor bisa dipanen setelah 4 tahun,” terangnya.

 

Pada lahan seluas 1 hektare di halaman belakang kampus UMP tersebut, ditanam 148 pohon kelapa kopyor, terdiri dari 10 kultivar. Yaitu, dari Banyumas 4 kultivar, Pati 4, Sumenep1 dan Lampung 1. Sejauh ini baru empat daerah tersebut yang terdapat kelapa kopyor. Semua jenis kelapa kopyor tersebut dibudidayakan dengan dengan sistem kultur jaringan, dan hasilnya 100 persen isi kelapa, kopyor.

“Ada beberapa enzim yang membuat dinding sel tidak melekat pada dinding kelapa, sehingga isinya luntur atau hancur dan hasil budi daya kita, 100 persen seluruhnya kopyor,” kata Sisunandar.

Belum cukup disitu, karena dalam waktu dekat ini, UMP akan membangun Coconut Research Center di kompleks Science Techno Park Kampus I UMP. Peletakan batu pertama pembangunan pusat penelitian kelapa ini dilakukan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto, Senin (24/6).

 

1,683 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Bagian  dari Seni Tuhan

Bagian dari Seni Tuhan

Ini bagian dari seni Tuhan, untuk membuat umatnya tidak cepat bosan.

Ya setiap peristiwa yang terjadi yang menimpa pada dirimu, keluargamu, orang-orang terdekatmu itu tidak terlepas dari kuasa Tuhan.

Tuhan tak mau umatnya bosan, sehingga selalu memberikan variasi dalam hidupnya.

Ada suasah, ada senang, ada hitam ada putih, ada gembira, ada susah, itulah kekuasaan Tuhan yang senantiasa kita pahami. Persoalannya tinggal apakah kita mau menerima, atau tidak bagian dari seni Tuhan tersebut.

Ya manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin dimuka bumi ini. Kenapa bukan malaikat? Yang selalu berbuat baik. Karena manusia berada ditengah antara setan dan malaikat. Ketika manusia itu keimanannya sedang meningkat, maka kebaikannya bisa melebihi malaikat. Namun sebaliknya, ketika keimanan itu sedang menghilang, maka kejahatannya bisa melebihi Iblis.

Terkadang kita sering merasa bosan dengan rutinitas, tetapi Tuhan tahu apa yang terbaik untukmu. Karena terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Tuhan. Tugas kita hanya berencana, untuk hasil kita serahkan kepada yang lebih menguasai rencana, yaitu Tuhan.

Tuhan tidak beranak dan tidak pula diperanakan, seperti yang tercantum dalam dalam Quran Surat Al –Ikhlas,

“Qul huwa Allaahu ahad, Allahu shamas, lam yalid walam yuulad, walam yakun lahu kufuwan ahad.

Katakanlah: Dia-lah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakan. Dan tidak ada seseorang pun yang setara dengan dia.

Begitulah kira-kira tulisan saya hari ini tentang “Bagian dari Seni Tuhan”  saya yakin tulisan yang begitu panjang, kemungkinan besar bukan dibaca tapi malah bisa jadi di buang.

The Jayakarta Yogyakarta Hotel & SPA, 10/10/2018 23:34

2,701 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini