LazisMu Purbalingga Berani Rehab Rumah Rasyanto

LazisMu Purbalingga Berani Rehab Rumah Rasyanto

Tegarroli.com – Sebagai bentuk kepedulian Lembaga Amil Zakat Infaq Shadakah Muhammadiyah (LazisMu) Purbalingga, ini berani membantu rehab rumah Rasyanto warga Desa Serayu Larangan Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga itu.

Direktur LazisMu Purbalingga, Andi Pranowo menyerahkan langsung simbolisasi rumah yang telah selesai direhab di kediaman Rasyanto.

Andi keterangannya mengatakan, LazisMu adalah milik umat termasuk warga masyarakat Purbalingga sehingga tatkala ada yang membutuhkan, LazisMu akan hadir di tengah masyarakat.

Kondisi Rasyanto beserta keluarganya memang membutuhkan bantuan dengan segera. Rasyanto yang berprofesi sebagai penyadap nira (Penderes) hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak sampai untuk rehab rumah.

“Kondisi Pak Rasyanto dan keluarga memang memerlukan bantuan dengan segera. Rumah beliau di beberapa sisi ditutupi dengan banner yang tentu saja harus kita bantu,” kata Andi.

Program bernama Perlani tersebut dikucurkan LazisMU Purbalingga kepada Rasyanto yang menempati tanah dengan status bukan milik sendiri atau dipinjami warga. Dia menyampaikan terima kasih kepada pegiat lain seperti komunitas Semut, Pemuda Pancasila, Bela Negara dan Psydi yang telah ikut membantu terselesaikannya rehab rumah tersebut.

“Terima kasih kepada komunitas-komunitas yang juga telah ikut membantu terselesaikannya rehab ini. Semoga sinergitas ini bisa berlanjut di kegiatan-kegiatan lain,” ujarnya.

Rasyanto sang pemilik rumah menyampaikan terima kasih kepada LazisMU yang telah melakukan rumahnya. Dirinya yakin setelah rumahnya direhab, kualitas kehidupan keluarganya juga akan meningkat seperti dari sisi pendidikan dan kesehatan.

“Terima kasih kepada LazisMU Purbalingga atas bantuan ini. Setelah rehab ini anak saya sepertinya akan lebih konsen belajar dan kesehatan kami juga akan terjaga,” pungkasnya.(tgr)

 

1,010 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

RUMAH QURBAN Menyediaakan kebutuhan Hewan Qurban SAPI BALI Halal, Sehat, Murah dan Berkualitas

RUMAH QURBAN Menyediaakan kebutuhan Hewan Qurban SAPI BALI Halal, Sehat, Murah dan Berkualitas

💥 RUMAH QURBAN 💥

Menyediaakan kebutuhan Hewan Qurban SAPI BALI

Halal, Sehat, Murah dan Berkualitas

💓 5 keunggulan SAPI BALI di banding sapi yang lain:

1. Harga lebih terjangkau
2. Daging dan Karkas lebih banyak
3. Kualitas daging yang bagus dan tulangnya lebih kecil
4. Lemak tergolong paling sedikit
5. Salah satu jenis sapi yang memiliki daya imunitas tinggi sehingga tidak mudah terserang penyakit

☘☘☘☘☘☘☘☘🍀

💥 Harga 🐮 SAPI BALI mulai 18 jutaan berat +- 300 kg 💥

Apa keuntungan membeli hewan kurban di tempat kami ???

1⃣. Pakan rumput hijau + konsentrat bukan jerami sehingga daging lebih bagus.

2⃣. Harga timbangan per kg (59.000 / Kg KHUSUS JUNI…….)

sehingga saling menguntungkan penjual dan pembeli.
INGA -INGA…Semakin dekat Hari Idul Adha….harga semakin naik…

3⃣. GRATISSS… ongkos kirim sampai alamat untuk wilayah kota :
– Purwokerto
– Purbalingga
– Banjarnegara
– Luar kota lainnya ongkir bisa nego.

4⃣. Bebas biaya perawatan di kandang yg terjamin sampai Hari H-1.

Kenaikan bobot sapi saat beli – kirim… menjadi keuntungan konsumen. Padahal pakan 4 x sehari lho…

5⃣. DP khusus JUNI bisa 5 juta
Ayo buruan….tinggal 1 pekan lagi…yg penting boking sapi dulu…

6⃣. Bisa menyalurkan untuk ke pondok pesantren, Masjid, panti asuhan, Sekolah, Kampus dan kantor.

6⃣. Dianjurkan survey ke kandang untuk lebih mantab dan yakin

7⃣. Gratis 7 buku setiap 1 sapi dan kelipatannya Cara Penyembelihan hewan Qurban sesuai syar’i

1,292 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Jadi Begini Menu Rantang Berkah yang Sesuai Gizi Seimbang

Jadi Begini Menu Rantang Berkah yang Sesuai Gizi Seimbang

Menu rantang berkah yang didistribusikan kepada para lansia sudah memenuhi gizi seimbang. Hal tersebut disampaikan pengawas gizi program rantang berkah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Emut Kurniasih saat dihubungi melalui telepon.

Emut mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) selaku leading sektor program tersebut telah memenuhi kebutuhan gizi seimbang bagi para lansia. Menurutnya, program tersebut telah berjalan sebagai mana mestinya dalam sisi gizi.

Dalam sisi gizi DKPP selaku leading sektor telah menjalankan pemenuhan gizi secara seimbang. Ini juga berimbas pada indikator lain seperti kesehatan yang meningkat bagi para lansia.

Emut menambahkan, parameter tercapainya gizi seimbang adalah adanya kelengkapan zat seperti tenaga, pembangun dan pengatur. Zat-zat tersebut terkandung pada nasi, protein baik nabati maupun hewani, sayuran serta buah-buahan telah terpenuhi dengan baik. Dirinya berharap agar kualitas tetap dijaga sehingga kualitas hidup para lansia akan terus meningkat.

Sudah terpenuhi dengan baik dengan kelengkapan unsur yang sudah full. Kami berharap kualitas tetap dijaga agar kualitas hidup mereka para lansia terus meningkat.

Dia menegaskan, Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga melalui petugas Puskesmas di tiap Kecamatan akan terus memantau kesehatan lansia secara berkala untuk menjadi bahan evaluasi.

943 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Inspirasi Peneliti

Inspirasi Peneliti

Kali ini tulisan saya akan mengangkat terkait peneliti yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Ya, Slogan Universitas Muhammadiyah Purwokerto mendunia yang kerap digaungkan, nampaknya menjadi harapan serius yang ingin dicapai. Jalan menuju harapan tersebut, kembali terbuka dengan hasil riset salah satu dosen UMP tentang kultur jaringan kelapa kopyor.

Temuan tersebut merupakan satu-satunya hasil riset di Indonesia. Dan, karena kelapa kopyor hanya ada di Indonesia, maka sekaligus menjadi satu-satunya riset kelapa kopyor di dunia.

Saya (tegarroli.com) bersama Dosen UMP, Sisunandar, memperlihatkan proses pembibitan kelapa Kopyor di Leb UMP

Atas prestasinya tersebut, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Kemenristek, Muhammad Dimyati, menyempatkan untuk datang dan melihat langsung panen perdana kelapa kopyor di Science Techno Park UMP, Rabu (22/5/2019) lalu.

Dimyati menyatakan, kebun plasma nutfah kelapa kopyor ini merupakan pertama di dunia, dan selanjutnya diharapkan hasil penelitian bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan yang lebih luas bagi bangsa.

Hasil penelitian ini, lanjutnya, harus bisa ikut mewarnai industri makanan ataupun kosmetik dunia.

“Inti dari penelitian adalah inovasi dan harus memberikan manfaat. Sehingga bagaimana temuan ini bisa terhilirkan, bisa dimanfaatkan oleh industri skala nasional maupun dunia. Sebab, kelapa kopyor tidak hanya untuk makanan saja, tetapi bisa dipergunakan untuk kesehatan maupun kosmetik,” terangnya.

Dimyati berharap, UMP bisa mengembangkan dengan membuat unit bisnis kelapa kopyor. Mengingat kebutuhan kelapa kopyor di Indonesia sangat besar.

Ia mencontohkan, satu perusahaan es krim yang mempunyai banyak cabang hampir di seluruh kota di Indonesia, dalam satu hari membutuhkan kelapa kopyor hingga 1.000 butir.

Sisunandar berswafoto bersama teman-teman humas UMP

“Jadi, bisnis kelapa kopyor ini sangat menjanjikan, itu baru satu perusahaan es krim saja. Belum perusahaan makanan lainnya, kemudian perusahaan kosmetik. Apalagi, jika bicara ekspor,” tuturnya.

Penemu kultur jaringan kelapa kopyor, Sisunandar, yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Biologi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMP, mengatakan, kelapa kopyor tidak bisa dibenih, karena isinya sudah mengelupas semua dan hancur. Sehingga ia memakai metode kultur jaringan.

Sisunandar memaprkan, awalnya kultur embrio ditanam dalam botol atau tabung dengan medium tanam. Kurang lebih ada 30 bahan kimia yang digunakan selama masa penanaman embrio tersebut. Setiap bulan, rutin dipindahkan media tanamnya hingga usia 14 bulan dan tinggi tanaman sudah mencapai 15 sentimeter.

“Setelah itu, baru tanaman dipindah keluar. Bibit ini baru bisa ditanam di lahan setelah usia tanaman 2 tahun. Dan, untuk lahan yang bagus, dengan air cukup, kelapa kopyor bisa dipanen setelah 4 tahun,” terangnya.

 

Pada lahan seluas 1 hektare di halaman belakang kampus UMP tersebut, ditanam 148 pohon kelapa kopyor, terdiri dari 10 kultivar. Yaitu, dari Banyumas 4 kultivar, Pati 4, Sumenep1 dan Lampung 1. Sejauh ini baru empat daerah tersebut yang terdapat kelapa kopyor. Semua jenis kelapa kopyor tersebut dibudidayakan dengan dengan sistem kultur jaringan, dan hasilnya 100 persen isi kelapa, kopyor.

“Ada beberapa enzim yang membuat dinding sel tidak melekat pada dinding kelapa, sehingga isinya luntur atau hancur dan hasil budi daya kita, 100 persen seluruhnya kopyor,” kata Sisunandar.

Belum cukup disitu, karena dalam waktu dekat ini, UMP akan membangun Coconut Research Center di kompleks Science Techno Park Kampus I UMP. Peletakan batu pertama pembangunan pusat penelitian kelapa ini dilakukan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jawa Tengah Prof DYP Sugiharto, Senin (24/6).

 

1,103 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Bagian  dari Seni Tuhan

Bagian dari Seni Tuhan

Ini bagian dari seni Tuhan, untuk membuat umatnya tidak cepat bosan.

Ya setiap peristiwa yang terjadi yang menimpa pada dirimu, keluargamu, orang-orang terdekatmu itu tidak terlepas dari kuasa Tuhan.

Tuhan tak mau umatnya bosan, sehingga selalu memberikan variasi dalam hidupnya.

Ada suasah, ada senang, ada hitam ada putih, ada gembira, ada susah, itulah kekuasaan Tuhan yang senantiasa kita pahami. Persoalannya tinggal apakah kita mau menerima, atau tidak bagian dari seni Tuhan tersebut.

Ya manusia diciptakan untuk menjadi pemimpin dimuka bumi ini. Kenapa bukan malaikat? Yang selalu berbuat baik. Karena manusia berada ditengah antara setan dan malaikat. Ketika manusia itu keimanannya sedang meningkat, maka kebaikannya bisa melebihi malaikat. Namun sebaliknya, ketika keimanan itu sedang menghilang, maka kejahatannya bisa melebihi Iblis.

Terkadang kita sering merasa bosan dengan rutinitas, tetapi Tuhan tahu apa yang terbaik untukmu. Karena terbaik menurut kita belum tentu terbaik menurut Tuhan. Tugas kita hanya berencana, untuk hasil kita serahkan kepada yang lebih menguasai rencana, yaitu Tuhan.

Tuhan tidak beranak dan tidak pula diperanakan, seperti yang tercantum dalam dalam Quran Surat Al –Ikhlas,

“Qul huwa Allaahu ahad, Allahu shamas, lam yalid walam yuulad, walam yakun lahu kufuwan ahad.

Katakanlah: Dia-lah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakan. Dan tidak ada seseorang pun yang setara dengan dia.

Begitulah kira-kira tulisan saya hari ini tentang “Bagian dari Seni Tuhan”  saya yakin tulisan yang begitu panjang, kemungkinan besar bukan dibaca tapi malah bisa jadi di buang.

The Jayakarta Yogyakarta Hotel & SPA, 10/10/2018 23:34

1,995 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Benarkah Musim Kemarau Tahun Ini Akan Lebih Lama

Benarkah Musim Kemarau Tahun Ini Akan Lebih Lama

Musim kemaru kini sudah mulai terasa, rasa dingin pun menyelimuti malam hari kita. Menjaga kondisi dan stamina agar tetap fit itu yang harus dijaga. Namun apakah betul musim kemaru kali ini akan lebih lama dari biasanya? Mari kita simak bersama tentang kemarau kalai ini…

Berdasarkan analisa dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG), musim kemarau tahun ini diperkirakan akan lebih panjang dibanding musim kemarau tahun lalu. Kepala Stasiun Geofisika Badan BMKG Banjarnegara, Jawa Tengah, Setyoajie Prayoedhi mengatakan, musim kemarau tahun ini akan lebih panjang antara satu hingga tiga dasarian dibanding musim kemarau tahun lalu.

“Berdasarkan hasil analisa BMKG, musim kemarau tahun ini lebih kering dibanding tahun lalu, lebih lama satu hingga tiga dasarian). Diprakirakan musim hujan akan mulai sekitar awal Oktober,” kata Setyoajie melalui berita yang dimuat oleh kompas, Rabu (26/6/2019) kemarin.

Dalam berita tersebut, Setyoajie mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi dampak kekeringan dengan menghemat penggunaan air.

Terkait dengan pertanian, Setyoajie meminta agar petani berkoordinasi dengan Dinas Pertanian mengenai pola masa tanam dan dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tentang ketersedian air irigasi.

“Saat ini merupakan masa tanam ketiga (MT3), di mana biasanya komoditas yang ditanam adalah palawija dan hortikultura, namun demikian perlu koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Setyoajie.

Seperti diketahui bersama, hingga saat ini sejumlah desa di Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah, mulai mengalami krisis air bersih. Berbagai air bersih pun mulai diturunkan untuk mencukupi warga sekitar. Selain itu, sekitar 663 hektar lahan pertanian di dua wilayah tersebut juga terancam kekeringan.

551 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Musim Kemarau, di Purbalingga Ramai Droping Air Bersih

Musim Kemarau, di Purbalingga Ramai Droping Air Bersih

tegarroli.com – Memasuki musim kemarau di Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga melalui BPBD Purbalingga mulai melakukakan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan. Hal ini sebagai salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Purbalingga untuk meringankan beban masyarakat yang berada di daerah rawan kekeringan.

Kasi Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Purbalingga, Muhsoni mengatakan pemberian bantuan air bersih sudah dilaksanakan mulai 24 Juni 2019 lalu. Terhitung sampai dengan Selasa (25/6) sudah sembilan tangki air bersih yang dikirimkan ke beberapa desa yang terdampak kekeringan.

“Sampai kemarin (25/6) total pengiriman 45 ribu liter yang didistribusikan ke Desa Panunggalan sebanyak dua tangki, Desa Tamansari dua tangki, Desa Bandingan tiga tangki dan Desa Karangcegak dua tangki, masing-masing tangki berisi lima 5000 liter air bersih,” kata Muhsoni saat dihubungi, Rabu (26/6).

Ia menuturkan droping air bersih ke desa terdampak kekeringan masih sedikit karena masih di awal musim kemarau. Walaupun demikian ia menegaskan BPBD Purbalingga selalu siap melakukan droping air bersih ke desa-desa yang membutuhkan.

“Memang untuk melihat situasi dan kondisi saat sekarang sudah kelihatan musim kering sehingga ada beberapa desa yang meminta bantuan air lewat telepon kemudian juga lewat surat, namun demikian pada saat itu juga kami (BPBD Purbalingga, Red) harus segera kirim karena untuk kebutuhan terutama adalah untuk masak,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Purbalingga, Heni Rusianti berharap dengan adanya droping air bersih oleh Pemkab Purbalingga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat yang membutuhkan. Demi ketepatan pendistribusian air bersih pada warga terdampak kekeringan, ia mengimbai kepada pihak terkait untuk cepat dan tanggap melihat situasi warga setempat.

“Sehingga pendistribusian air bersih tepat sasaran dan tepat waktu, bagi Kepala Desa yang melaporkan ke BPBD terkait kebutuhan air bersih agar mengumpulkan masyarakat yang membutuhkan pada satu titik,” pungkas Heni. (PI-7)

623 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Buzzer Sebagai Alternatif Iklan Politik di Era Media Sosial

Buzzer Sebagai Alternatif Iklan Politik di Era Media Sosial

Seiring perkembangan teknologi komunikasi berbasis internet, terutama setelah maraknya media baru dan media social, iklan politik berkembang. Kekuatan media sosial telah menghipnotis masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa untuk menjadi bagian dari media social. Fenomena tersebut adalah bentuk dari hadirnya internet di Indonesia yang menduduki peringkat ke kedua tertinggi di dunia dalam 5 tahun terakhir telah melahirkan kebutuhan baru pada brand untuk eksploitasi pasar ke ekosistem online khususnya media social.

Media Sosial saat ini bukan hanya sarana sosialisasi dan menciptakan hubungan atau jaringan personal, melainkan sudah berkembang menjadi salah satu sarana iklan yang sangat ampuh. Inilah yang dinamakan social buzzer, bisnis baru bagi pemilik akun media sosial yang terkenal dan mempunyai follower yang banyak sehingga mereka menjadi sarana iklan kepada khalayak atau pengikut mereka.

Ketergantungan masyarakat akan media sosial dan media baru berimplikasi pada hampir semua sektor kehidupan, baik ekonomi, social budaya, maupun politik. Dalam politik, media baru dan media sosial telah menjelma menjadi medium kekuatan baru yang tidak hanya mampu menciptakan kekuatan masyarakat, tetapi juga kekuatan yang bersifat personal. Khalayak atau follower yang menjadi pengikut akun media sosial seseorang atau sebuah lembaga menjadi peluang sosialisasi, promosi, dan kampanye yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Semakin banyak follower, semakin tinggi kemampuan jangkau ‘personal’ seseorang kepada khalayak yang menjadi follower mereka. Komunikator (yang mempunyai akun) dapat melakukan publikasi, promosi, dan kampanye dengan mem-posting atau update status media sosial mereka tanpa harus menanyakan kepada khalayak apakah mereka bersedia menerima atau tidak. Respon dapat dilihat dari balasan yang diberikan oleh follower, bahkan dapat memunculkan diskusi, kritik, dan saran antar-follower pada waktu yang bersamaan, hal ini sekaligus memperlihatkan pengaruh dan keberhasilan dari buzzer.

Follower menjadi sangat penting, namun yang menjadi faktor utama adalah impression atau keterbacaan follower. Bila ingin memanfaatkan secara maksimal uang dan investasi dalam menggunakan buzzer, mari ubah cara pandang kita tentang cara beriklan di media social dan buzzer.

  1. Membayar impression. Bukan follower. Berhentilah berkubang dalam follower game number. Ini adalah lubang utama yang sangat fatal. Benar bahwa acuan pertama memilih buzzer karena jumlah followernya yang berharap follower mereka menyaksikan iklan Anda.
  2. Menyaksikan adalah kata kunci dari tujuan Anda. Dalam periklanan, iklan yang disaksikan disebut impression atau keterbacaan, dari situ awareness Di media sosial bisa diketahui secara presisi berapa orang yang telah membaca/menyaksikan sebuah akun media social. Datanya ditampilkan dalam bentuk angka, real-time dan historical.

Kekuatan media sosial tidak luput dari kreativitas politik. Banyak kampanye politik dan politikus menggunakan media sosial karena karakteristiknya yang cepat, murah, dapat mengirimkan beragam kemasan, mampu diakses dimana saja, serta feedback yang dapat dilakukan secara langsung bahkan dapat melakukan dialog dengan berbagai anggota yang ada dalam sebuah akun. Pada pilpres 2014, misalnya, para peserta dapat menjadi sumber informasi bagi publik. Mereka menjadi gatekeeper dalam makna yang baru kepada public.

Istilah lain dari buzzer adalah influencer atau rain maker. Influencer adalah orang yang mampu mempengaruhi follower (pembaca blog-nya, teman Facebook-nya, follower akun media sosialnya) sehingga memberikan efek buzz di media social, mempengaruhi dalam aspek informasi, tren, dll. sehingga diikuti oleh yang lainnya. Semua orang bisa menjadi buzzer mulai dari artis, akun public, selebriti, akun pribadi atau mungkin aktivis, selama pengikut atau follower mereka jumlah tertentu (banyak).

Umaimah Wahid dalam bukunya yang berjudul Komunikasi Politik menyebutkan bahwa bahwa buzzer berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti bel, lonceng atau alarm. Secara harfiah, buzzer juga dapat diartikan sebagai alat yang digunakan untuk mengumumkan sesuatu atau untuk mengumpulkan orang-orang di satu tempat. Di Indonesia, kita mengenal sebagai kentongan. Kentongan adalah salah satu peralatan tradisional yang berfungsi untuk mengumpulkan warga jika ada pengumuman dari perangkat desa atau terjadi suatu peristiwa penting.

Secara sederhana, seorang buzzer adalah pengguna akun media sosial yang dapat memberikan pengaruh kepada orang lain hanya melalui status media sosial yang ia tuliskan. Hal tersebut merupakan identitas utama dari seorang buzzer karena pada dasarnya buzzer harus mempunyai kemampuan influence atau mempengaruhi orang lain. Oleh sebab itu, ada pula yang menyebutnya dengan istilah influencer.

Para buzzer mempunyai tugas menuliskan statusnya tentang informasi atau rekomendasi sebuah even atau produk dari penyewa jasa mereka. Para penyewa buzzer kebanyakan merupakan perusahaan besar atau pemilik usaha yang ingin usahanya lebih dikenal oleh banyak orang di dunia maya.

Tidak heran dalam dunia bisnis, penyewa jasa buzzer juga datang dari organisasi atau kelompok. Mereka menggunakan jasa buzzer untuk memperkenalkan sebuah even atau mungkin sebuah pesan sosial bagi masyarakat banyak. Bahkan peluang kreatif ini nyatanya juga dilirik oleh para pelaku dunia politik untuk urusan pencitraan.

Tugas buzzer terkadang tidak terbatas hanya untuk mem-posting sebuah status, namun tidak jarang pula menjalankan campaign atau rangkaian informasi lebih lanjut kepada para follower-nya. Jadi, tugas dari seorang peserta buzzer bisa menjadi layaknya brand ambassador penyewa jasa tersebut. Untuk itu, seorang buzzer juga harus benar-benar mengerti apa yang ia sebarkan ke dunia maya.

Kekuatan para buzzer sangat ampuh dalam menciptakan opini publik dan mempengaruhi pola pikir masyarakat dengan kecenderungan dan pilihan mereka secara persuasive. Masyarakat menjadi mengikuti apa yang dianggap baik dan buruk oleh para buzzer sehingga sebagaimana beragam konten media konvensional, new media dan sosial media, unsur rekayasa dalam proses konstruksi selalu ada dalam proses konstruksi sebuah pesan politik yang dipublikasi atau di iklankan pada akun-akun akun buzzer.

Bahkan, kecenderungan manipulasi lebih tinggi dan besar melalui media sosial karena mungkin saja follower-nya tidak semuanya benar, tetapi rekayasa untuk kepentingan politik semata. Bagi akun artis, publik figure, dan tokoh masyarakat lainnya ketentuan pengaruh mereka menjadi alat kunci dalam mempengaruhi publik dengan pesan-pesan mereka. Jadi khalayak sebenarnya kembali kepada ketergantungan terhadap tokoh-tokoh tertentu yang dipercaya dan diikuti walaupun kemungkinan tidak sesuai atau tidak tepat terbuka dalam proses tersebut.

Kekuatan buzzer dipercaya ampuh di tengah pemanfaatan dan ketergantungan publik terhadap media social, terutama di kalangan anak-anak muda. Selebritas dan public figur acapkali menjadi peserta untuk kepentingan promosi atau kampanye politik atau bisnis lainnya.

Iklan buzzer dapat menjadi alternatif dalam melakukan kampanye politik dan sekaligus peluang ekonomi bagi anggota masyarakat yang mempunyai akun sosial media dengan jumlah follower yang banyak. Tingkat keberhasilan iklan buzzer dapat dinyatakan tinggi karena khalayak yang menjadi targetnya adalah khalayak yang secara sadar menjadi bagian dari komunikator dalam proses iklan buzzer. Pada pemilu 2014, banyak pihak yang memilih menjadi buzzer, baik artis, public figur, bahkan mahasiswa. Mereka bertindak sebagai sumber informasi mengenai kandidat atau ide-ide yang mereka dukung. Contohnya beberapa artis pendukung pasangan salah satu presiden menjadi buzzer yang mengkampanyekan nilai-nilai dan ideologi pasangan tersebut. Namun, komunikator buzzer merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses kampanye yang dilakukan karena buzzer cenderung terkait dengan sumber pesan politik itu sendiri.

2,180 kali dilihat, 12 kali dilihat hari ini

Bayi Jangan Salah Diasuh

Bayi Jangan Salah Diasuh

Alhamdulillah, 4 Maret 2019 saya menyandang peran baru gaes. Ya di tanggal itu, tepatnya di RSI Muhammadiyah Tegal, Yumna Roliana Az Zahra, anak pertama saya dilahirkan. Dikelahiran anak pertamanya tentu sebagai orang tua, ingin memberi yang terbaik untuk sang buah hati. Seperti kecerdasan, kesehatan, dan kebahagiaan. Nah, tiga tahun anak pertama anak, menurut buku yang saya baca merupakan  fase yang paling penting. Buku yang ditulis oleh Asti Musman menyebutkan pada tahap inilah peran orangtua untuk membahagiakan si kecil sangat perlu diperhatikan. Selama periode 3 tahun pertama, anak belajar membentuk ikatan, mengembangkan rasa diri, dan membangun kepercayaan. Jenis stimulasi yang tepat selama periode ini sangat efektif menciptakan koneksi saraf untuk meningkatkan kecerdasan dan membantu buah hati mencapai potensi penuhnya.

Asti Musman mengutip Dr. John Medina dalam buku Brain Rules For Bay mengatakan apa yang orang tua lakukan sekarang – sebelum kehamilah, selama kehamilan, dan selama 3 hingga 5 tahun pertama – akan mempengaruhi anak-anak selama sisa hidup mereka. Melalui tulisan ini saya berniat untuk saling belajar dan membantu ayah dan bunda agar bisa memperoleh berbagai pengetahuan serta pengalaman penting mengenai tumbuh kembang dan cara asuh 0-3 tahun yang tepat.

Untuk orangtua di manapun berada dan untuk si Kecil yang selalu di hati “Tidak ada sekolah untuk menjadi orangtua. Tidak ada guru untuk mengajari orangtua, tapi membaca tulisan ini, dengan belajar dari pengalaman, setidaknya akan membuat kita percaya diri untuk menjadi orang tua,”

Mari gaes, kita pelajari bersama perkembangan bayi usia 0 – 6 bulan pertama.

Usia 1 bulan

Bayi akan aktif menunjukan gerakan-gerakan reflex seperti menggenggam jari-jari tangan dan benda apapun yang ada di tangannya. Siapa yang tidak gemes coba jika tangan kita dipegang oleh bayi, apa lagi diusia 1 bulan. Diusia ini bayi ternyata sudah mulai belajar dengan menggenggam jari-jari tangan dan benda apapun. Selain itu juga aktif menangis dan tanpa air mata. Dan komunikasi bayi dilakukan dengan cara menangis.

Bayi usia 2 bulan

Untuk perkembangan bayi di usia 2 dan 3 bulan ini akan saya sampaikan secara point-point saja biar tidak bosan bacanya, yakni.

  • Bayi mulai aktif mengoceh ‘aaaa….. iiii,,,, ‘ooo…. ‘aiuoa… dan suka tertawa
  • Mulai mengajukkan keinginan untuk mengangkat kepala meski belum sempurna.
  • Gerak refleksi bayi mulai berkurang.

Usia 3 bulan

  • Perolehan mulai bisa merespon ocehan orang lain (ayah bunda) seakan paham sedang diajak bicara.
  • Perlahan mulai bisa tengkurap dan berguling
  • Bisa menggenggam benda-benda dengan kedua tangannya kuat-kuat.
  • Bisa menirukan intonasi orang lain saat bicara.

Oke sementara sampai 3 bulan dulu ya ayah bunda,,,, karena anak saya baru menginjak di usia ke 4, jadi belum melalui proses selanjutnya,, Bersambung,,, sampai nanti lagi ya, semoga bermanfaat…..

2,494 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

‘Bang Petol’ Ada di Purbalingga

‘Bang Petol’ Ada di Purbalingga

Tegarroli.com – Dalam rangka mendongkrak prestasi olahraga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga meluncurkan program Bapak Angkat Prestasi Olahraga atau Bang Petol. Bang Petol merupakan sebuah inovasi sekaligus upaya yang dilakukan oleh Pemkab Purbalingga guna meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Purbalingga.

“Launching ‘Bang Petol’ ini merupakan salah satu inovasi Pemda sekaligus upaya pemerintah agar bagaimana yang namanya prestasi olahraga di Kabupaten Purbalingga bisa semakin meningkat lagi,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam sambutannya pada acara Launching Program ‘Bang Petol’ dalam Mendongkrak Prestasi Olahraga di Kabupaten Purbalingga bertempat di Pendopo Dipokusumo, Rabu (12/6).

Dari ‘Bang Petol’ inilah, pentingnya seluruh jajaran tidak hanya pemerintah tetapi seluruh elemen masyarakat ikut serta mendorong prestasi atlet-atlet olahraga di Kabupaten Purbalingga. Mulai dari Tokoh Masyarakat, Pimpinan BUMN/BUMD, pengusaha dan elemen yang lainnya bersama-sama melakukan upaya untuk meningkatkan pembinaan atlet di Purbalingga.

“Selain itu kami juga menghaturkan terima kasih kepada para pimpinan dinas yang ternyata dengan sukareja menjadi Bapak Angkat Prestasi Olahraga,” ujar Tiwi.

Saat ini sudah ada 15 orang yang sudah menyatakan kesanggupannya untuk menjadi ‘Bang Petol’ dari 31 cabang olahraga (cabor) yang ada di Kabupaten Purbalingga. Bahkan Bupati Purbalingga, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Sekda Purbalingga dan Para Asisten Sekda Purbalingga suap untuk ikut berkontribusi menjadi ‘Bang Petol’.

“Ada beberapa cabor yang belum memiliki ‘Bang Petol’, nanti saya (Bupati Purbalingga, Red), Ketua DPRD, Sekda kalau perlu seluruh Asisten menjadi ‘Bang Petol’ cabang-cabang olahraga dan tentunya ‘Bang Petol’ ini tidak hanya satu orang tapi bisa lebih dari satu ‘Bang Petol’,” imbuhnya.

Program ‘Bang Petol’ ini diharapkan tidak hanya sekedar menjadi Bapak Angkat saja melainkan juga ikut membantu memfasilitasi dan memberikan sarana prasarana bagi para atlet. Bahkan pemberian uang pembinaan bagi atlet-atlet berprestasi sehingga dapat memotivasi dan memacu prestasi para atlet di Purbalingga.

“Karena tentunya pembinaan olahraga membutuhkan dukungan dari semua pihak, selain itu pembinaan olahraga juga mumbutuhkan pembiayaan yang lebih. Semakin besar biayanya tentu pembinaan atlet akan semakin maksimal dan juga prestasinya akan semakin optimal,” ungkap Tiwi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Yanuar Abidin menjelaskan 15 orang yang menjadi ‘Bang Petol’ diantaranya Saryono (Kepala SMK YPT 1 Purbalingga) sebagai Bapak Angkat Cabor Atletik. Gunarto (Kepala Dinnaker Purbalingga) sebagai Bapak Angkat Cabor Karate (Inkai), Mukodam (Sekretaris DPMPTSP Purbalingga) sebagai Bapak Angkat Cabor Silat dan Untung Sugimas (Direktur Utama PD BPR Artha Perwira) sebagai bapak Angkat Cabor Panahan.

“M. Hartono (Direktur Perumda Owabong) Bapak Angkat Cabor Renang berupa pemberian fasilitas untuk pelatihan club-club renang, penyelenggaraan kejuaraan renang dan memberikan perhatian kepada atlet renang berprestasi,” kata Yanuar.(tgr)

910 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini