Satu Jam Kamu Bisa Miliki Kartu NPWP

Satu Jam Kamu Bisa Miliki Kartu NPWP

Siapa bilang buat NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak itu lama, ribet dan susah. Buktinya sekarang bisa cepat dengan waktu satu jam kamu bisa langsung memiliki NPWP. Eits, sebelumnya kenapa si kita harus bayar Pajak? Ya pajak merupakan kontribusi dari masyarakat kepada negara. Bagi setiap warga negara Indonesia yang sudah memenuhi persyaratan wajib pajak, harus membayar pajak dan memiliki NPWP.

Jadi bagi wajib pajak, mengetahui nomor ini sangatlah penting karena dalam pengurusan berbagai dokumen, nomor NPWP selalu ditanyakan. Oleh karenanya kepemilikan kartu NPWP ini wajib bagi semua orang yang menjadi wajib pajak.

Terus, membuat kartu NPWP secara langsung tidaklah sulit, lebih sulit melupakan sang mantan malah,,!@#$% Untuk membuat NPWP Anda hanya cukup membutuhkan satu jam saja untuk menerima kartu NPWP Anda. Jadi jangan sampai Anda tertipu dengan orang yang menamakan diri konsultan pajak dan menawarkan bantuan untuk mengurus NPWP.

Berikut akan saya paparkan bagaimana caranya untuk membuat NPWP berdasarkan pengalaman yang pernah saya lakukan belum lama ini, diantaranya yaitu:

  1. Siapkan FC KTP, Asli dan Materai

Ya dalam setiap pembuatan apa saja, mulai dari Kartu Keluarga, SKCK Maupun apalah-apalah pasti memerlukan persayaratan. Sementara untuk membuat kartu NPWP Anda cukup membutuhkan FC KTP anda untuk dilampirkan, dengan menunjukan KTP asli Anda kepada petugas Pajak. Dan siapkan materai satu buah senilai 6000 untuk ditempelkan di blangko yang telah disediakan. Namun dalam proses mengurus kartu NPWP, Anda tidak boleh diwakilkan. Selain itu, tempat tinggal yang ada di KTP harus juga mencakup area Kantor Pajak tempat Anda mengurus NPWP. Jika Anda tidak tinggal di tempat Anda membuat KTP, maka Anda harus mengurus surat domisili di kelurahan setempat.

  1. Mengisi Blangko yang telah di sediakan

Setelah memenuhi persyaratan, Anda bisa langsung menemui petugas, security ataupun resepsionis yang betugas. Dengan pelayanan ramah, mereka akan membantu untuk menunjukan point-point mana saja yang harus kita isi.

  1. Mengambil No. Antrian

Pastikan semua data yang terisi dalam blangko sudah terisi dengan benar. Jangan sungkan untuk minta dikoreksi kepada security ataupun resepsionis yang betugas. Setelah semuanya dinyatakan sesuai dan benar maka ambilah antrian dengan system komputerisasi. Dengan memilih salah satu tombol pilihan dalam monior, maka akan muncul no. antrian yang telah disesuaikan.

  1. Dapatkan NPWP dengan Cerdas

Tanpa harus menunggu lama, NPWP akan diproses saat itu juga. Kemudian, sesuai dengan ketentuan yang ada, kartu NPWP akan dikirimkan lewat POS Indonesia. Namun jika tempat tinggal Anda di daerah terpencil, maka kartu NPWP dapat diambil pada hari yang sama.

Perlu diingat gaes, bahwa proses mengurus kartu NPWP tidak dikenakan biaya apapun. Sehingga Anda tidak memerlukan bantuan calo, atau jika ada petugas yang memungut biaya tidak perlu Anda hiraukan.Oke. Begitu kira2 yang yang dapat saya sampaikan, kurang lebih mohon maaf, semoga bermanfaat…

 

1,513 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Informasi Merupakan Kebutuhan Pokok

Informasi Merupakan Kebutuhan Pokok

Dewasa ini informasi merupakan kebutuhan pokok masyarakat, seiring dengan kemajuan teknologi dan komunikasi. Bahkan menurut Ziauddin Sardar, informasi bukan hanya kebutuhan, melainkan juga dapat menjadi sumber kekuasaan. Maka benar kiranya apa yang dikatakan oleh John Naisbitt, seorang futurolog, bahwa kekuatan baru dewasa ini bukanlah harta karun ditangan segelintir manusia, tetapi jaringan informasi ditangan banyak manusia.

Mengingat begitu pentingnya informasi, peranan wartawan, kolomnis, sastrawan, dan lainnya yang bergerak dalam bidang kepenulisan sangatlah penting. Merekalah yang menyugukan informasi kepada khalayak. Baik berdasar fakta atau kejadian dilapangan (wartawan) atau pandangan subjektif-kritis dari seorang penulis mengenai suatu realita yang ada (opini, kolomnis).

Oleh karenanya, kemampuan menulis mutlak harus dikuasi dewasa ini. Terlebih buat mahasiswa yang menyandang julukan agen perubahan. Dengan memilki kemampuan menulis, seseorang (mahasiswa) tidak hanya mendapat penghasilan (honor), tetapi juga bisa menyumbangkan pemikirannya (opini) untuk solusi masalah yang sangat kompleks di masyarakat.

Sebuah tulisan, yang berisi kata-kata memang luar biasa. Bukankah sejarah juga mencatat, bahwa berkat tulisan peradaban sebuah bangsa bisa berubah. Maka benarlah apa yang dikatakan oleh M. Fauzil Adhim, seperti yang dikutip oleh Bramma Aji, bahwa dalam setiap untaian kata terdapat sihir. Sebuah sihir yang mampu mengobati sakit fisik dan psikis sekaligus penggugah semangat. Semangat untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Menulis untuk perubahan.

3,513 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini