‘Bang Petol’ Ada di Purbalingga

‘Bang Petol’ Ada di Purbalingga

Tegarroli.com – Dalam rangka mendongkrak prestasi olahraga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga meluncurkan program Bapak Angkat Prestasi Olahraga atau Bang Petol. Bang Petol merupakan sebuah inovasi sekaligus upaya yang dilakukan oleh Pemkab Purbalingga guna meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Purbalingga.

“Launching ‘Bang Petol’ ini merupakan salah satu inovasi Pemda sekaligus upaya pemerintah agar bagaimana yang namanya prestasi olahraga di Kabupaten Purbalingga bisa semakin meningkat lagi,” kata Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam sambutannya pada acara Launching Program ‘Bang Petol’ dalam Mendongkrak Prestasi Olahraga di Kabupaten Purbalingga bertempat di Pendopo Dipokusumo, Rabu (12/6).

Dari ‘Bang Petol’ inilah, pentingnya seluruh jajaran tidak hanya pemerintah tetapi seluruh elemen masyarakat ikut serta mendorong prestasi atlet-atlet olahraga di Kabupaten Purbalingga. Mulai dari Tokoh Masyarakat, Pimpinan BUMN/BUMD, pengusaha dan elemen yang lainnya bersama-sama melakukan upaya untuk meningkatkan pembinaan atlet di Purbalingga.

“Selain itu kami juga menghaturkan terima kasih kepada para pimpinan dinas yang ternyata dengan sukareja menjadi Bapak Angkat Prestasi Olahraga,” ujar Tiwi.

Saat ini sudah ada 15 orang yang sudah menyatakan kesanggupannya untuk menjadi ‘Bang Petol’ dari 31 cabang olahraga (cabor) yang ada di Kabupaten Purbalingga. Bahkan Bupati Purbalingga, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, Sekda Purbalingga dan Para Asisten Sekda Purbalingga suap untuk ikut berkontribusi menjadi ‘Bang Petol’.

“Ada beberapa cabor yang belum memiliki ‘Bang Petol’, nanti saya (Bupati Purbalingga, Red), Ketua DPRD, Sekda kalau perlu seluruh Asisten menjadi ‘Bang Petol’ cabang-cabang olahraga dan tentunya ‘Bang Petol’ ini tidak hanya satu orang tapi bisa lebih dari satu ‘Bang Petol’,” imbuhnya.

Program ‘Bang Petol’ ini diharapkan tidak hanya sekedar menjadi Bapak Angkat saja melainkan juga ikut membantu memfasilitasi dan memberikan sarana prasarana bagi para atlet. Bahkan pemberian uang pembinaan bagi atlet-atlet berprestasi sehingga dapat memotivasi dan memacu prestasi para atlet di Purbalingga.

“Karena tentunya pembinaan olahraga membutuhkan dukungan dari semua pihak, selain itu pembinaan olahraga juga mumbutuhkan pembiayaan yang lebih. Semakin besar biayanya tentu pembinaan atlet akan semakin maksimal dan juga prestasinya akan semakin optimal,” ungkap Tiwi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Yanuar Abidin menjelaskan 15 orang yang menjadi ‘Bang Petol’ diantaranya Saryono (Kepala SMK YPT 1 Purbalingga) sebagai Bapak Angkat Cabor Atletik. Gunarto (Kepala Dinnaker Purbalingga) sebagai Bapak Angkat Cabor Karate (Inkai), Mukodam (Sekretaris DPMPTSP Purbalingga) sebagai Bapak Angkat Cabor Silat dan Untung Sugimas (Direktur Utama PD BPR Artha Perwira) sebagai bapak Angkat Cabor Panahan.

“M. Hartono (Direktur Perumda Owabong) Bapak Angkat Cabor Renang berupa pemberian fasilitas untuk pelatihan club-club renang, penyelenggaraan kejuaraan renang dan memberikan perhatian kepada atlet renang berprestasi,” kata Yanuar.(tgr)

1,193 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Kisah Jembatan Merah

Kisah Jembatan Merah

Tegarroli.com – Peresmian jembatan yang menghubungkan Pepedan Karangmoncol-Tegal Pingen Pengadegan menunggu rekomendasi hasil audit yang dilakukan Pusjatan (Pusat Litbang Jalan dan Jembatan). Hal tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat melakukan sambutan pada acara silaturahmi Bupati Purbalingga dengan aparatur dan masyarakat Karangmoncol, Kamis (20/6) di Pendapa Kecamatan Karangmoncol.

Tiwi mengatakan, jembatan tersebut sudah selesai dibangun namun belum akan diresmikan. Hal itu dikarenakan jembatan itu sedang diaudit oleh Pusjatan dan sedang menunggu rekomendasi apakah hasil pengerjaannya layak atau tidak. Tiwi meminta masyarakat Karangmoncol bersabar dengan tahapan tersebut.

“Sabar njih. Kalau sudah ada rekomendasi dari yang berwenang pasti kita resmikan dan kita akan nanggap wayang,” kata Tiwi.

Tiwi menambahkan, sarana penunjang juga akan dibangun seperti akses jalan. Pemkab telah menganggarkan pembangunan jalan penunjang jembatan merah itu pada APBD 2019 ini dan jika rekomendasi Pusjatan bernilai baik, pembangunan jalan akan segera dieksekusi.

“Nanti jalan juga akan kita bangun. Jembatannya sudah ada tapi kalau jalannya belum ya percuma,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Karangmoncol Titis Panjer Rahino menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Purbalingga yang telah banyak membantu pembangunan di Karangmoncol khususnya infrastruktur. Pembangunan-pembangunan yang ada di Karangmoncol sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Terima kasih kepada Pemkab Purbalingga yang telah membantu pembangunan di Karangmoncol. Manfaatnya sangat kami rasakan dan semoga meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat Karangmoncol,” pungkas Titis.(tgr)

1,343 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini