Bayi Jangan Salah Diasuh

Bayi Jangan Salah Diasuh

Alhamdulillah, 4 Maret 2019 saya menyandang peran baru gaes. Ya di tanggal itu, tepatnya di RSI Muhammadiyah Tegal, Yumna Roliana Az Zahra, anak pertama saya dilahirkan. Dikelahiran anak pertamanya tentu sebagai orang tua, ingin memberi yang terbaik untuk sang buah hati. Seperti kecerdasan, kesehatan, dan kebahagiaan. Nah, tiga tahun anak pertama anak, menurut buku yang saya baca merupakan  fase yang paling penting. Buku yang ditulis oleh Asti Musman menyebutkan pada tahap inilah peran orangtua untuk membahagiakan si kecil sangat perlu diperhatikan. Selama periode 3 tahun pertama, anak belajar membentuk ikatan, mengembangkan rasa diri, dan membangun kepercayaan. Jenis stimulasi yang tepat selama periode ini sangat efektif menciptakan koneksi saraf untuk meningkatkan kecerdasan dan membantu buah hati mencapai potensi penuhnya.

Asti Musman mengutip Dr. John Medina dalam buku Brain Rules For Bay mengatakan apa yang orang tua lakukan sekarang – sebelum kehamilah, selama kehamilan, dan selama 3 hingga 5 tahun pertama – akan mempengaruhi anak-anak selama sisa hidup mereka. Melalui tulisan ini saya berniat untuk saling belajar dan membantu ayah dan bunda agar bisa memperoleh berbagai pengetahuan serta pengalaman penting mengenai tumbuh kembang dan cara asuh 0-3 tahun yang tepat.

Untuk orangtua di manapun berada dan untuk si Kecil yang selalu di hati “Tidak ada sekolah untuk menjadi orangtua. Tidak ada guru untuk mengajari orangtua, tapi membaca tulisan ini, dengan belajar dari pengalaman, setidaknya akan membuat kita percaya diri untuk menjadi orang tua,”

Mari gaes, kita pelajari bersama perkembangan bayi usia 0 – 6 bulan pertama.

Usia 1 bulan

Bayi akan aktif menunjukan gerakan-gerakan reflex seperti menggenggam jari-jari tangan dan benda apapun yang ada di tangannya. Siapa yang tidak gemes coba jika tangan kita dipegang oleh bayi, apa lagi diusia 1 bulan. Diusia ini bayi ternyata sudah mulai belajar dengan menggenggam jari-jari tangan dan benda apapun. Selain itu juga aktif menangis dan tanpa air mata. Dan komunikasi bayi dilakukan dengan cara menangis.

Bayi usia 2 bulan

Untuk perkembangan bayi di usia 2 dan 3 bulan ini akan saya sampaikan secara point-point saja biar tidak bosan bacanya, yakni.

  • Bayi mulai aktif mengoceh ‘aaaa….. iiii,,,, ‘ooo…. ‘aiuoa… dan suka tertawa
  • Mulai mengajukkan keinginan untuk mengangkat kepala meski belum sempurna.
  • Gerak refleksi bayi mulai berkurang.

Usia 3 bulan

  • Perolehan mulai bisa merespon ocehan orang lain (ayah bunda) seakan paham sedang diajak bicara.
  • Perlahan mulai bisa tengkurap dan berguling
  • Bisa menggenggam benda-benda dengan kedua tangannya kuat-kuat.
  • Bisa menirukan intonasi orang lain saat bicara.

Oke sementara sampai 3 bulan dulu ya ayah bunda,,,, karena anak saya baru menginjak di usia ke 4, jadi belum melalui proses selanjutnya,, Bersambung,,, sampai nanti lagi ya, semoga bermanfaat…..

2,356 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share/Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *