Apa itu Ilmu

Apa itu Ilmu

Kata ilmu berasal dari bahasa Arab (alima) dan berarti pengetahuan. Pemakaian kata itu dalam bahasa Indonesia kita ekuivalenkan dengan istilah science. Science berasal dari bahasa latin:scio, scire, yang juga berarti pengetahuan.

Ilmu adalah pengetahuan. Tetapi ada berbagai pengetahuan. Dengan ”pengetahuan ilmu” dimaksud pengetahuan yang pasti, eksak dan betul-betul terorganisasi. Jadi pengetahuan yang berasaskan kenyataan dan tersusun baik.

Apa isi pengetahuan ilmu itu ? Ilmu (Latin: Scientia) mengandung tiga kategori isi:hipotesa,teori dan dalil hukum. Ilmu merupakan perkembangan lanjut dan mendalam dari pengetahuan indera. Kalau pengetahuan indera menjawab pertanyaan apa yang dialami oleh pancaindera, adalah pertanyaan ilmu berbunyi :”bagaimana” dan ”apa sebabnya atau mengapa”. Pertanyaan pertama dijawab oleh kajian ilmiah dengan melukiskan gejala-gejala perkara yang ditanyakan. Pertanyaan kedua dijawab oleh hubungan kausal (hubungan sebab-akibat) tentang perkara yang ditanyakan. Apa sebabnya, apa akibatnya. Hubungan sebab-akibat tidak dapat ditangkap oleh pancaindera. Maka perlulah dilakukan penelitian. Data yang dihasilkan oleh penelitian itu dianalisa dan disimpulkan secara logis.

Ilmu haruslah sistematis dan berdasarkan metodologi dan ia berusaha mencapai generalisasi. Dalam kajian ilmiah, kalau data yang baru terkumpul sedikit atau belum cukup, maka ilmuwan membina hipotesa. Hipotesa ialah dugaan pikiran berdasarkan sejumlah data. Hipotesa memberi arah kepada penelitian dalam menghimpun data. Data yang cukup sebagai hasil penelitian dihadapkan kepada hipotesa. Kalau data itu mensahihkan (valid) hipotesa, maka hipotesa menjadi tesis, atau hipotesa menjadi teori. Ka;lau data mencapai generalisasi yang umum, menjadi dalil-lah ia. Dan kalau teori memastikan hubungan sebab-akibat yang serba tetap, maka ia menjadi hukum.

2,325 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share/Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *