Asyiknya Langen Bareng Kali Celo Mejagong

Asyiknya Langen Bareng Kali Celo Mejagong

Pemalang-Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Desa Mejagong Kecamatan Randudongkal Pemalang mengadakan Langen celo dalam rangka perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74. Peserta di ikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Kali celo yang bersih dan jernih menjadikan daya tarik untuk menikmati mandi bersama  di sungai, kerana banyak sungai yang sudah tercemar, Kamis (15 /08 /2019 ).

H.Darmo S.Pd selaku kepala Desa Mejagong mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai, jangan membuang kotoran di sungai. Kegiatan langen kali celo menjadi agenda rutin setiap tahunnya dan menjadi ikon desa mejagong. Selain itu ada lomba untuk anak-anak sekolah dasar mengambil hadiah dengan menaiki jembatan satu bambu di atas sungai.

Langen bareng kali celo ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat dibanding lomba lainnya. Masyarakat antusias sekali terkait kegiatan ini terutama mandi di sungai. Disamping itu juga Sebagai bentuk mensyukuri apa yang ada di desa kita tercinta, dengan menjaga dan merawatnya. Panitia menyediakan banyak hadiah yang dapat mengambil diatas jembatan satu bambu di atas sungai,ungkap Abdul Syukur S.Pd yang juga ketua panitia.

Abdul Syukur S.Pd menambahkan banyak agenda kegiatan pada bulan agustus antara lain lomba mewarnai Khusus anak Tk se desa mejagong, jalan santai/sehat &senam massal, lomba gobak sodor, balap egrang,langen celo,river tubing, karnaval,upacara dan panggung hiburan. Mengajak masyarakat untuk meriahkan bersama, bukan hadiahnya, bukan kalah menangnya, bukan Doorprizenya, tetapi demi meriahnya perayaan HUT KE-74 Republik Indonesia .

Berbeda dengan Wildan Salami

Tokoh Pemuda Desa Mejagong dengan adanya even tahunan langen bareng kali celo ini semoga bisa menggerakkan sedikit demi sedikit minat masyarakat akan kesadaran menjaga lingkungan. Lingkungan terawat akan menjadi indah dan menyenangkan. Program dari desa akan fokus pada pembangunan pariwisata di desa Mejagong dengan branding Begong alias Bendungan Mejagong. Keguyuban remojong masyarakat adalah salah satu tolak ukur bagaimana desa akan menjadi desa wisata. Semoga lewat momen ini dapat menjalin erat silaturahim antar warga masyarakat Mejagong dan sekitarnya. (KH)

761 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share/Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *